Sinopsis
Islam, society, democracy and peace. Speeches during his visit to india. Buku Islam, Society, Democracy and Peace. Speeches during his visit to India berisi kumpulan pidato Mohammad Hatta pada kunjungannya ke India tahun 1955, yang menekankan bagaimana prinsip Islam dapat berjalan seiring dengan demokrasi, perdamaian, dan pembangunan masyarakat modern. Ringkasan Isi Buku Penulis & Tahun Terbit Ditulis oleh Mohammad Hatta, Wakil Presiden pertama Republik Indonesia, diterbitkan oleh Information Service Indonesia, Embassy of the Republic of Indonesia di New Delhi pada tahun 1955. Konteks Historis Kunjungan Hatta ke India terjadi di tengah semangat Konferensi Asia-Afrika (Bandung, 1955), yang menekankan solidaritas negara-negara baru merdeka. Pidato-pidato ini ditujukan untuk audiens India, menampilkan wajah Islam Indonesia yang modern, demokratis, dan damai. Isi Pokok Pidato Islam dan Masyarakat Islam dipandang sebagai agama yang menekankan keadilan sosial, solidaritas, dan kesejahteraan. Hatta menekankan bahwa Islam bukan penghalang modernisasi, melainkan fondasi etis bagi masyarakat yang adil. Islam dan Demokrasi Hatta berargumen bahwa prinsip musyawarah dan persamaan dalam Islam sejalan dengan demokrasi. Demokrasi di Indonesia dipandang sebagai kelanjutan dari nilai-nilai Islam yang menolak tirani. Islam dan Perdamaian Islam digambarkan sebagai agama yang menolak agresi dan mendorong perdamaian antarbangsa. Hatta menekankan pentingnya kerja sama internasional, terutama di Asia, untuk mencegah kolonialisme baru. Pesan untuk India dan Dunia Solidaritas antara Indonesia dan India sebagai negara merdeka yang berlandaskan nilai moral. Ajakan untuk membangun tatanan dunia yang damai, demokratis, dan bebas dari dominasi kolonial. Signifikansi Buku Diplomasi Budaya: Buku ini memperlihatkan bagaimana Indonesia menampilkan Islam sebagai agama yang kompatibel dengan demokrasi dan perdamaian di forum internasional. Pemikiran Hatta: Menjadi sumber penting untuk memahami pandangan Hatta tentang hubungan agama dan politik. Historiografi: Dokumen ini adalah bagian dari arsip diplomasi Indonesia pasca-kemerdekaan, memperkuat citra Indonesia di mata dunia.
Related Sources in Our Collections
----
UGM Research Collections Link
----