Sinopsis

Anthropological results of the Dutch scientific Central New-Guinea expedition A0 1920 , followed by an essay on the anthropology of the Papuans. 1922. Buku Anthropological Results of the Dutch Scientific Central New-Guinea Expedition Ao 1920, followed by an Essay on the Anthropology of the Papuans (ditulis oleh H.J.T. Bijlmer, diterbitkan Brill, Leiden, 1922/1923) berisi laporan antropologis hasil ekspedisi ilmiah Belanda ke Papua Tengah tahun 1920, dilanjutkan dengan sebuah esai reflektif tentang antropologi orang Papua secara umum. Isi Pokok Buku Konteks ekspedisi (1920) Ekspedisi ini merupakan bagian dari Wetenschappelijke Centraal Nieuw-Guinee Expeditie yang bertujuan meneliti wilayah pedalaman Papua Tengah, termasuk kondisi geografis, masyarakat, dan kebudayaan. Bijlmer bertugas mendokumentasikan aspek antropologi. Hasil antropologis ekspedisi Deskripsi fisik masyarakat Papua: ciri-ciri tubuh, ukuran, bentuk tengkorak, dan karakteristik biologis yang saat itu menjadi fokus antropologi fisik. Kebudayaan material: rumah, senjata, pakaian, ornamen, serta alat-alat sehari-hari. Struktur sosial: pola kekerabatan, organisasi komunitas, dan hubungan antar kelompok. Ritual dan kepercayaan: praktik religius, upacara adat, serta pandangan kosmologis. Bahasa: catatan awal mengenai kosakata dan variasi dialek. Esai tentang antropologi orang Papua Setelah laporan ekspedisi, Bijlmer menulis sebuah esai yang lebih luas tentang antropologi Papua. Esai ini mencoba: Menyusun gambaran umum tentang “ras Papua” menurut perspektif kolonial awal abad ke-20. Membandingkan masyarakat Papua dengan kelompok lain di Melanesia. Menjelaskan persebaran budaya dan kemungkinan asal-usul masyarakat Papua. Metode dokumentasi Buku ini dilengkapi dengan ilustrasi, peta lipat, tabel, diagram, dan foto hasil ekspedisi. Hal ini menjadikannya salah satu sumber kolonial paling sistematis tentang Papua Tengah pada masa itu. Signifikansi Ilmiah: Menjadi salah satu karya awal yang menggabungkan laporan ekspedisi dengan refleksi antropologis lebih luas. Kolonial: Mencerminkan cara pandang kolonial Belanda yang menempatkan masyarakat Papua sebagai “objek penelitian” dan bagian dari proyek pengetahuan kolonial. Sejarah Papua: Kini buku ini penting sebagai arsip kolonial yang memperlihatkan interaksi awal antara peneliti Eropa dan masyarakat Papua pedalaman.


Related Sources in Our Collections

----

UGM Research Collections Link

----

Perhatian: Dokumen yang berukuran besar mungkin akan muncul lebih lama.