Sinopsis

Uit de Salasila van Koetei. 1857. Buku Uit de Salasila van Koetei adalah terjemahan dan suntingan ilmiah atas naskah Salasilah Kutai yang ditulis oleh Khatib Muhammad Thahir pada 1849. Versi Tromp ini pertama kali diterbitkan tahun 1857 dengan panjang sekitar 108 halaman. Isi Buku Uit de Salasila van Koetei Asal-usul naskah: Buku ini bersumber dari manuskrip Surat Salasilah Raja dalam Negeri Kutai Kertanegara, ditulis dalam aksara Arab-Melayu oleh Khatib Muhammad Thahir, seorang juru tulis Kesultanan Kutai. Konten utama: Genealogi raja-raja Kutai Kertanegara: silsilah dari pendiri hingga sultan yang berkuasa pada abad ke-19. Sejarah politik dan pergantian kekuasaan: termasuk masa perwalian setelah wafatnya Sultan Aji Muhammad Salehuddin (1845) sebelum naiknya Aji Muhammad Sulaiman (1850–1899). Konteks sosial-budaya: mencatat adat, legitimasi kekuasaan, dan hubungan antara Kutai dengan dunia Melayu dan Banjar. Nilai historiografis: menjadi salah satu sumber primer tentang kerajaan Kutai, memperlihatkan bagaimana tradisi lokal menuliskan sejarah dalam bentuk salasilah. Tujuan penerbitan Tromp (1857): Solco Walle Tromp, seorang pejabat kolonial Belanda, menerbitkan naskah ini dengan judul Uit de Salasila van Koetei untuk memperkenalkan isi manuskrip Kutai kepada kalangan akademik Eropa. Ia menyajikan transliterasi dan komentar agar dapat diakses oleh pembaca Belanda. Tahun Terbit Manuskrip asli: selesai ditulis 24 Februari 1849 (30 Rabiul Awal 1265 H). Versi Tromp: diterbitkan tahun 1857 di Belanda. Edisi lain: ada edisi penuh yang muncul kembali pada 1888, termasuk dalam kajian Snouck Hurgronje. Signifikansi Historiografi lokal: memperlihatkan cara kerajaan Kutai menuliskan legitimasi politik melalui silsilah. Kolonial akademik: Tromp menjadikan naskah ini sebagai bahan studi orientalis, sehingga mempertemukan tradisi lokal dengan kerangka kolonial. Arsip penting: naskah asli kini disimpan di Perpustakaan Berlin, menjadi salah satu dokumen kunci sejarah Kalimantan Timur. Kesimpulan: Uit de Salasila van Koetei adalah publikasi kolonial Belanda tahun 1857 yang menyajikan isi manuskrip Salasilah Kutai (1849). Isinya berupa silsilah raja-raja Kutai, catatan sejarah politik, serta konteks sosial budaya kerajaan, menjadikannya sumber primer penting bagi studi historiografi Kalimantan.


Related Sources in Our Collections

----

UGM Research Collections Link

----

Perhatian: Dokumen yang berukuran besar mungkin akan muncul lebih lama.