Sinopsis
Rangga Lawe. 1930. Buku Rangga Lawe: Middeljavaansche Historische Roman karya C.C. Berg terbit tahun 1930 di Weltevreden (Albrecht & Co.). Isinya adalah sebuah edisi kritis teks Jawa Tengah tentang tokoh Rangga Lawe, bangsawan Tuban yang memberontak terhadap Raja Majapahit Raden Wijaya pada awal abad ke-14. Isi Buku Rangga Lawe (1930) Jenis karya: Disebut sebagai Middeljavaansche historische roman (roman sejarah berbahasa Jawa Tengah). Berg menyunting teks tradisional Jawa yang berbentuk tembang/narasi, lalu menerbitkannya sebagai bagian dari Bibliotheca Javanica atas dukungan Bataviaasch Genootschap van Kunsten en Wetenschappen. Konten utama: Kisah tokoh Rangga Lawe: seorang adipati Tuban yang awalnya mendukung Raden Wijaya, pendiri Majapahit, tetapi kemudian merasa tersisih dan melakukan pemberontakan. Konflik politik Majapahit awal: menggambarkan ketegangan antara pusat kekuasaan Majapahit dengan daerah pesisir (Tuban). Narasi heroik dan tragis: Rangga Lawe digambarkan sebagai tokoh berani, tetapi akhirnya kalah dalam pertempuran melawan pasukan Majapahit. Struktur teks: terdiri dari beberapa “zangen” (nyanyian/tembang) yang memuat bagian-bagian cerita, termasuk pengantar tentang Raden Wijaya, kisah Rangga Lawe, dan penutup. Nilai historiografis: Menjadi salah satu sumber sastra Jawa yang mengabadikan peristiwa politik awal Majapahit. Menunjukkan bagaimana tradisi Jawa menulis sejarah dalam bentuk roman/tembang, bukan kronik faktual. Berg menekankan aspek filologis: edisi ini dilengkapi dengan catatan kritis, koreksi teks, dan komentar akademik. Tahun Terbit Terbit pertama kali: 1930, Weltevreden (Albrecht & Co.). Konteks penerbitan: bagian dari seri Bibliotheca Javanica, dengan dukungan Mangkunegara VII (Surakarta) dan Pakualam (Yogyakarta), serta Departemen Onderwijs en Eeredienst. Signifikansi Sejarah Jawa: memberi gambaran tentang konflik internal Majapahit awal. Filologi kolonial: contoh bagaimana sarjana Belanda (C.C. Berg) menyunting teks Jawa untuk konsumsi akademik Eropa. Budaya politik: memperlihatkan narasi tentang loyalitas, kekecewaan, dan pemberontakan bangsawan daerah terhadap pusat kerajaan. Kesimpulan: Rangga Lawe (1930) adalah edisi kritis teks Jawa Tengah yang menceritakan pemberontakan Rangga Lawe terhadap Raden Wijaya, pendiri Majapahit. Terbit di Weltevreden oleh Albrecht & Co., buku ini penting sebagai sumber sastra-historis tentang Majapahit awal sekaligus contoh filologi kolonial Belanda.
Related Sources in Our Collections
----
UGM Research Collections Link
----