Sinopsis
Buddha Jayanti 2500. Buddha Jayanti 2500 adalah buku peringatan 2500 tahun wafatnya Sang Buddha (1956), diterbitkan oleh komunitas Buddhis Indonesia (Persaudaraan Upasaka-Upasika Semarang). Isinya berupa artikel tentang ajaran Buddha, puisi pujian, serta ulasan tentang vihara dan praktik Buddhis di Indonesia, ditulis oleh tokoh Buddhis lokal maupun internasional. Latar Belakang Judul: Buddha Jayanti 2500 Tahun terbit: 1956, bertepatan dengan perayaan 2500 tahun Buddha Jayanti (diperingati secara global). Penerbit: Persaudaraan Upasaka dan Upasika Indonesia – Semarang. Konteks: Buku ini merupakan bagian dari perayaan internasional Buddha Jayanti, yang di Indonesia diwujudkan dalam bentuk penerbitan karya tulis dan kegiatan keagamaan. Isi Buku Artikel tentang Buddhisme Penjelasan mengenai ajaran dasar Buddha: Empat Kebenaran Mulia, Jalan Tengah, dan etika Buddhis. Refleksi tentang relevansi ajaran Buddha dalam kehidupan modern. Puisi dan Pujian Kumpulan syair dan doa pujian kepada Sang Buddha. Ditulis dalam bahasa Indonesia dan kadang bercampur dengan bahasa Jawa atau Sanskerta. Ulasan Vihara dan Situs Buddhis di Indonesia Deskripsi vihara dan tempat ibadah Buddhis di Jawa dan Sumatra. Dokumentasi perkembangan komunitas Buddhis di Indonesia pada pertengahan abad ke-20. Kontribusi Tokoh Buddhis Internasional Artikel dari tokoh Buddhis luar negeri yang ikut menyumbangkan pandangan tentang peringatan Buddha Jayanti. Menunjukkan hubungan antara Buddhisme Indonesia dengan jaringan Buddhis global. Signifikansi Dokumen sejarah: Menjadi catatan penting tentang kebangkitan kembali Buddhisme di Indonesia pada era 1950-an. Kebudayaan: Memperlihatkan bagaimana komunitas Buddhis Indonesia mengekspresikan ajaran Buddha melalui tulisan, puisi, dan seni. Globalisasi agama: Menunjukkan keterhubungan Buddhisme Indonesia dengan gerakan Buddha Jayanti internasional. Kesimpulan Buku Buddha Jayanti 2500 adalah kompilasi tulisan, puisi, dan ulasan yang diterbitkan untuk memperingati 2500 tahun Buddha Jayanti, berfungsi sebagai dokumen historis sekaligus spiritual. Ia mencerminkan semangat kebangkitan Buddhisme di Indonesia dan keterhubungan dengan dunia Buddhis internasional pada pertengahan abad ke-20.
Related Sources in Our Collections
----
UGM Research Collections Link
----