Sinopsis

De residentie Djokjakarta. 1904. De residentie Djokjakarta (1904) karya H.H. van Kol adalah sebuah laporan etnografis dan geografis tentang wilayah Yogyakarta pada masa kolonial. Buku ini menjelaskan kondisi sosial, ekonomi, budaya, serta tata pemerintahan di Residentie Djokjakarta, termasuk hubungan antara Kesultanan Yogyakarta, Pakualaman, dan pemerintah Hindia Belanda. Isi Buku De residentie Djokjakarta (1904) Latar belakang penulis: H.H. van Kol adalah seorang politikus dan penulis Belanda yang dikenal sebagai sosialis. Ia menulis buku ini setelah melakukan perjalanan di Jawa, dengan tujuan memberi gambaran tentang kondisi masyarakat dan pemerintahan di Yogyakarta. Konten utama: Geografi dan administrasi: uraian tentang batas-batas wilayah Residentie Djokjakarta, pembagian administratif, serta hubungan dengan Residentie Soerakarta. Kesultanan dan Pakualaman: penjelasan mengenai struktur politik tradisional Jawa, peran Sultan Yogyakarta dan Adipati Pakualaman, serta bagaimana keduanya berada di bawah pengawasan pemerintah kolonial. Kehidupan sosial-ekonomi: kondisi masyarakat Jawa, sistem pertanian, perdagangan, dan pengaruh kolonial terhadap ekonomi lokal. Budaya dan adat: catatan tentang tradisi Jawa, termasuk seni, bahasa, dan praktik keagamaan. Kolonialisme dan kritik sosial: van Kol, sebagai sosialis, menyoroti ketimpangan sosial dan dampak kolonialisme terhadap rakyat Jawa. Tujuan penerbitan: Buku ini bukan sekadar laporan administratif, tetapi juga refleksi politik dan sosial. Van Kol ingin memperlihatkan realitas kolonial di Yogyakarta kepada pembaca Belanda, dengan nada kritis terhadap kebijakan kolonial. Tahun Terbit Terbit pertama kali: 1904. Penerbit: kemungkinan dicetak di Belanda, dengan distribusi untuk kalangan akademik dan politik kolonial. Signifikansi Historiografi kolonial: menjadi sumber penting untuk memahami bagaimana Belanda melihat dan mendeskripsikan Yogyakarta pada awal abad ke-20. Etnografi Jawa: memberi gambaran detail tentang masyarakat Jawa, meski dari sudut pandang kolonial. Politik kolonial: memperlihatkan ketegangan antara struktur tradisional Jawa (Kesultanan, Pakualaman) dengan sistem administrasi kolonial Belanda. Kesimpulan: De residentie Djokjakarta (1904) adalah karya H.H. van Kol yang mendokumentasikan kondisi sosial, politik, dan budaya Yogyakarta di bawah kolonialisme. Buku ini penting karena memadukan laporan administratif dengan kritik sosial, sehingga menjadi sumber historiografi kolonial yang kaya.


Related Sources in Our Collections

----

UGM Research Collections Link

----

Perhatian: Dokumen yang berukuran besar mungkin akan muncul lebih lama.