Sinopsis
Pidato Kenegaraan Presiden RI Jenderal Soeharto. 1970. Ringkasnya: Buku Pidato Kenegaraan Presiden RI Jenderal Soeharto 1970 berisi naskah pidato Soeharto di depan Sidang DPR-GR pada 16 Agustus 1970, sehari sebelum peringatan Proklamasi. Isinya meninjau pelaksanaan tahun pertama Repelita I (1969–1970), menekankan pembangunan ekonomi, stabilitas politik, serta arah kebijakan Orde Baru dalam membangun Indonesia pasca-1965. Latar Belakang Judul lengkap: Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia Jenderal Soeharto di depan Sidang DPR-GR, 16 Agustus 1970. Penerbit: Departemen Penerangan RI, Jakarta, 1970. Konteks: Tradisi pidato kenegaraan setiap 16 Agustus dimulai sejak era Soekarno, diteruskan oleh Soeharto sebagai laporan tahunan pemerintah menjelang HUT RI. Isi fisik: Sekitar 314 halaman dengan lampiran data pelaksanaan pembangunan. Pokok Isi Pidato Evaluasi Repelita I (1969–1970): Menyampaikan hasil tahun pertama Rencana Pembangunan Lima Tahun. Fokus pada sektor pertanian, infrastruktur dasar, dan stabilisasi ekonomi. Stabilitas Politik dan Keamanan: Menekankan pentingnya stabilitas politik sebagai syarat pembangunan. Menyebut keberhasilan menekan gejolak politik pasca-1965. Ekonomi dan Keuangan: Upaya menekan inflasi dan memperbaiki neraca pembayaran. Menggalakkan investasi asing dan kerja sama internasional. Pembangunan Sosial: Pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan rakyat mulai dijadikan prioritas. Penekanan pada pemerataan pembangunan antar daerah. Arah Kebijakan Orde Baru: Pembangunan sebagai “jalan tinggal landas” menuju kemajuan. Menekankan disiplin nasional, efisiensi, dan peran negara sebagai pengarah pembangunan. Signifikansi Dokumen politik: Menjadi salah satu pidato penting yang menandai konsolidasi Orde Baru. Historiografi pembangunan: Memberikan gambaran awal tentang orientasi pembangunan jangka panjang Indonesia. Sumber primer: Berguna bagi peneliti sejarah politik, ekonomi, dan kebijakan publik era Soeharto.