Sinopsis

Ars Asiatica. Etudes et documents publies par Victor Goloubew. VIII. l'Art Javanais dans les musees de Hollande et de Java par N.J Krom. 1926. Buku Ars Asiatica VIII: L’Art Javanais dans les musées de Hollande et de Java (1926) karya N.J. Krom adalah sebuah studi sistematis tentang seni Jawa kuno yang tersimpan di museum-museum Belanda dan Jawa. Krom menekankan hubungan antara artefak Jawa dengan tradisi Hindu-Buddha, serta pentingnya koleksi museum sebagai sumber untuk memahami sejarah seni dan arkeologi Jawa. Isi dan Struktur Buku Judul & Koleksi: Bagian dari seri Ars Asiatica yang dipublikasikan oleh Victor Goloubew. Volume VIII ini khusus membahas seni Jawa dalam konteks koleksi museum di Belanda (misalnya Leiden, Amsterdam) dan di Jawa (Batavia, Yogyakarta, Surabaya). Penulis: Nicolaas Johannes Krom (1883–1945), seorang ahli arkeologi dan sejarah seni Jawa, profesor di Universitas Leiden. Format: Sekitar 80–145 halaman teks, dilengkapi dengan ±60 lembar ilustrasi/planches (foto patung, relief, arca, dan artefak). Bahasa: Ditulis dalam bahasa Prancis, diterbitkan di Brussel dan Paris oleh G. Van Oest. Tema Utama Inventarisasi Koleksi: Krom mendokumentasikan artefak Jawa yang berada di museum Belanda dan Jawa, termasuk arca Hindu-Buddha, relief candi, dan benda seni dekoratif. Analisis Gaya: Ia membandingkan gaya seni Jawa dari berbagai periode (misalnya klasik Hindu-Buddha abad VIII–XIV) dan menyoroti ciri khas lokal dibandingkan pengaruh India. Konteks Historis: Buku ini menempatkan seni Jawa dalam kerangka sejarah kolonial, di mana museum berfungsi sebagai pusat penelitian dan pelestarian. Nilai Ilmiah: Krom menekankan pentingnya koleksi museum sebagai sumber primer untuk studi arkeologi dan sejarah seni Jawa. Signifikansi Akademis Bagi Sejarah Seni: Buku ini menjadi salah satu referensi awal yang sistematis tentang seni Jawa dalam konteks internasional. Bagi Arkeologi Kolonial: Menunjukkan bagaimana artefak Jawa dikumpulkan, diklasifikasikan, dan dipamerkan di Belanda serta Jawa pada masa kolonial. Bagi Studi Modern: Masih relevan sebagai dokumentasi visual dan deskriptif, meskipun pendekatan kolonialnya kini dikritisi. Catatan Penting Buku ini bukan hanya katalog, tetapi juga analisis gaya dan makna seni Jawa. Krom berusaha menempatkan seni Jawa dalam tradisi Asia lebih luas, namun tetap menekankan keunikan lokal. Koleksi museum yang dibahas mencerminkan hubungan kolonial antara Belanda dan Jawa, sehingga buku ini juga penting untuk kajian historiografi dan politik pengetahuan.


Related Sources in Our Collections

----

UGM Research Collections Link

----

Perhatian: Dokumen yang berukuran besar mungkin akan muncul lebih lama.