Sinopsis
Terugreis van Java naar Europa, met de zoogenaamde Engelsche overlandpost, in de maanden September en October, 1848. Buku Terugreis van Java naar Europa, met de zoogenaamde Engelsche overlandpost, in de maanden September en October, 1848 adalah catatan perjalanan seorang pegawai atau penulis Belanda yang mendokumentasikan perjalanan pulang dari Jawa menuju Eropa melalui jalur “English Overland Post” pada pertengahan abad ke-19. Isi Utama Buku Latar Belakang Ditulis sekitar tahun 1848–1849 oleh seorang pelancong Belanda yang baru menyelesaikan masa tugas di Hindia Belanda. “Engelsche overlandpost” merujuk pada jalur pos dan perjalanan cepat yang dikembangkan Inggris melalui jalur laut dan darat: dari Asia Tenggara menuju India, kemudian melewati Laut Merah, Mesir, dan Mediterania, sebelum sampai ke Eropa. Buku ini berfungsi sebagai laporan perjalanan sekaligus panduan bagi orang-orang Belanda yang hendak kembali ke Eropa. Isi Pokok Perjalanan dari Jawa: berangkat dari Batavia (Jakarta) pada September 1848, menuju Singapura sebagai titik transit. Singapura dan India: catatan tentang kondisi kota pelabuhan, perdagangan, dan interaksi dengan orang Inggris. Mesir dan Laut Merah: perjalanan melewati Terusan Suez (sebelum kanal modern selesai, jalur darat digunakan), termasuk pengalaman menyeberangi gurun dengan kafilah atau kereta pos. Mediterania dan Eropa: perjalanan laut menuju Italia atau Prancis, kemudian melanjutkan ke Belanda. Kesan perjalanan: penulis menggambarkan pengalaman pribadi, kondisi kapal, cuaca, serta perbedaan budaya di setiap titik transit. Refleksi kolonial: meski ditulis sebagai catatan perjalanan, buku ini juga menyinggung hubungan antara Belanda dan Inggris dalam sistem komunikasi global. Struktur Buku Ditulis dalam bentuk narasi perjalanan kronologis dari September hingga Oktober 1848. Disertai deskripsi rinci tentang jalur pos Inggris, waktu tempuh, dan pengalaman sehari-hari di kapal maupun darat. Gaya penulisan diarahkan untuk pembaca Belanda yang ingin mengetahui “cara tercepat” kembali ke Eropa dari Jawa. Signifikansi Dokumentasi jalur perjalanan kolonial: memberikan gambaran tentang sistem transportasi global abad ke-19 sebelum adanya jalur modern seperti Terusan Suez. Nilai sejarah: memperlihatkan bagaimana komunikasi dan perjalanan antara Asia Tenggara dan Eropa dilakukan dengan bantuan jaringan pos Inggris. Nilai etnografi ringan: meski fokus pada perjalanan, penulis juga menyinggung kondisi sosial dan budaya di Singapura, India, dan Mesir. Panduan praktis: bagi orang Belanda pada masa itu, buku ini berfungsi sebagai referensi perjalanan pulang dari Hindia Belanda ke Eropa.
Related Sources in Our Collections
----
UGM Research Collections Link
----