Sinopsis

De Badoej's. 1891. Buku De Badoej’s 1891 karya Julius Jacobs. Buku ini merupakan laporan etnografis pertama yang detail tentang masyarakat Badui di Banten, hasil kunjungan Jacobs tahun 1891. Menguraikan keyakinan agama orang Badui yang unik, sebagai penolakan terhadap Islam ortodoks namun tetap mempertahankan beberapa unsur Islam sinkretis. Mendokumentasikan struktur sosial yang ketat, dipimpin oleh pu'un (pemimpin spiritual) dengan tiga wilayah utama: Tangtu, Panamping, dan Dangka. Menjelaskan aturan adat (pikukuh) yang sangat ketat, termasuk larangan terhadap teknologi modern, sekolah formal, dan interaksi berlebihan dengan dunia luar. Mendeskripsikan praktik pertanian tradisional seperti sistem huma (ladang berpindah) dan tanaman pokok berupa padi. Melaporkan ritual dan upacara tahunan, terutama yang berkaitan dengan pertanian dan pemujaan karuhun (nenek moyang). Menggambarkan arsitektur rumah, tata letak kampung, dan batas-batas wilayah yang sakral. Mencatat pakaian tradisional khas berwarna putih dan biru indigo yang ditenun sendiri. Menyebutkan sistem pemerintahan internal yang mandiri dan hierarkis di bawah pimpinan tiga pu'un. Mengungkapkan pandangan kosmologis dan mitos asal-usul mereka. Menjabarkan interaksi terbatas dengan masyarakat luar yang hanya dilakukan melalui perantara. Menunjukkan cara masyarakat Badui menjaga kelestarian lingkungan berdasarkan aturan adat. Buku ini menjadi dokumen penting karena mengabadikan kehidupan Badui sebelum mengalami banyak perubahan di abad ke-20. Jacobs menyajikan observasinya sebagai catatan ilmiah, meski terkadang melalui interpretasi kolonial. Karya ini tetap menjadi referensi dasar dan primer untuk memahami masyarakat Badui di masa lalu.


Related Sources in Our Collections

----

UGM Research Collections Link

----

Perhatian: Dokumen yang berukuran besar mungkin akan muncul lebih lama.