Sinopsis
Het Primitieve Denken In DE Moderne Wetenschap. 1933. Buku Het Primitieve Denken in de Moderne Wetenschap. Buku ini ditulis oleh Lucien Lévy-Bruhl, seorang filsuf dan etnolog Prancis. Isinya membahas cara berpikir masyarakat “primitif” dan perbandingannya dengan ilmu pengetahuan modern. Lévy-Bruhl memperkenalkan konsep pre-logical mentality, yaitu pola pikir yang tidak tunduk pada logika formal. Ia menekankan bahwa masyarakat tradisional berpikir dengan asas partisipasi mistis, bukan kausalitas rasional. Buku ini menguraikan contoh-contoh etnografis dari berbagai budaya untuk menunjukkan pola pikir tersebut. Lévy-Bruhl berargumen bahwa pemikiran “primitif” tidak inferior, melainkan berbeda secara struktural. Ia membandingkan cara masyarakat tradisional menjelaskan fenomena alam dengan metode ilmiah modern. Buku ini juga menyinggung bagaimana mitos, ritual, dan kepercayaan membentuk kerangka berpikir kolektif. Lévy-Bruhl menolak pandangan evolusionis yang menganggap pemikiran tradisional sebagai tahap awal menuju rasionalitas. Ia menekankan adanya koeksistensi antara pola pikir mistis dan rasional dalam masyarakat. Buku ini menjadi kritik terhadap klaim universalitas logika Barat. Lévy-Bruhl menunjukkan bahwa ilmu pengetahuan modern pun kadang dipengaruhi oleh asumsi non-logis. Dengan demikian, “primitif” dan “modern” tidak sepenuhnya terpisah, melainkan saling berinteraksi. Buku ini berperan penting dalam perkembangan antropologi kognitif dan filsafat ilmu. Keseluruhan karya menantang pembaca untuk memahami keragaman epistemologi manusia di luar kerangka Barat.
Related Sources in Our Collections
----
UGM Research Collections Link
----