Sinopsis

Neerlands Oost Indie : reizen over Java Madura Geedan Gedurende het Tijdperk van 1852-1857. Deel II. Buku Neêrlands Oost-Indië: reizen over Java, Madura, gedaan gedurende het tijdperk van 1852–1857, Deel II berisi catatan perjalanan dan pengamatan kolonial Belanda yang ditulis oleh Steven Adriaan Buddingh. Bagian kedua ini melanjutkan laporan dari jilid pertama, dengan fokus pada wilayah di luar Jawa dan Madura, serta memberikan gambaran sosial, budaya, dan alam Nusantara pada pertengahan abad ke-19. Isi Utama Buku Penulis dan Publikasi Ditulis oleh Steven Adriaan Buddingh (1811–1869), seorang pegawai kolonial Belanda yang banyak melakukan perjalanan di Hindia Belanda. Buku ini diterbitkan antara tahun 1859–1867 oleh Van Kesteren & Zoon di Rotterdam. Deel II melanjutkan catatan perjalanan dari Jawa dan Madura ke wilayah lain di Nusantara. Isi Pokok Jilid II Perjalanan ke luar Jawa dan Madura: mencakup Makassar, Saleijer, Bima, Menado, Kepulauan Sangir, Talaud, Ternate, Batjan, Halmahera (Gilolo), Banda, Ambon, Haruku, Saparua, Nusalaut, Seram, Buru, Boano, Bangka, Palembang, Riau, Bengkulu, dan Sumatra Barat. Deskripsi geografi dan alam: sungai, gunung, hutan, serta kondisi iklim di berbagai daerah. Flora dan fauna: catatan tentang tumbuhan tropis, hasil bumi, serta hewan yang ditemui. Etnografi dan masyarakat lokal: pengamatan tentang adat, bahasa, pakaian, rumah, dan kehidupan sehari-hari penduduk di berbagai pulau. Kehidupan kolonial: interaksi antara penduduk lokal dengan administrasi Belanda, termasuk perdagangan, pertanian, dan struktur sosial. Ilustrasi dan peta: buku ini dilengkapi dengan litografi berwarna yang menggambarkan pemandangan, rumah adat, dan kehidupan masyarakat. Tujuan Penulisan Memberikan dokumentasi perjalanan kolonial yang sistematis. Menunjukkan keragaman budaya dan alam Nusantara kepada pembaca Eropa. Memperkuat pengetahuan kolonial Belanda tentang wilayah jajahan. Signifikansi Buku ini menjadi salah satu karya penting dalam literatur perjalanan kolonial Belanda, karena mencatat secara rinci kondisi Nusantara pada pertengahan abad ke-19. Memberikan rekaman awal tentang masyarakat dan budaya lokal, yang kini menjadi sumber berharga bagi sejarawan dan antropolog. Menunjukkan bagaimana kolonialisme Belanda menggunakan catatan perjalanan untuk memperkuat klaim politik dan ekonomi atas wilayah Nusantara. Deel II khususnya memperluas cakupan dari Jawa-Madura ke wilayah timur Indonesia, sehingga memperlihatkan keragaman etnografi dan geografi yang lebih luas.


Related Sources in Our Collections

----

UGM Research Collections Link

----

Perhatian: Dokumen yang berukuran besar mungkin akan muncul lebih lama.