Sinopsis

The voyage of Francois Leguat of Bresse to Rodriguez, Mauritius, Java, and the Cape of Good Hope. Vol. I. 1891. Buku The Voyage of François Leguat of Bresse to Rodriguez, Mauritius, Java, and the Cape of Good Hope. Vol. I adalah catatan perjalanan luar biasa dari seorang Huguenot Prancis yang mencoba membangun koloni di pulau terpencil pada akhir abad ke-17. Latar Belakang dan Konteks Penulis: François Leguat (1637–1735), seorang pengungsi Huguenot dari Prancis. Tahun ekspedisi: Dimulai tahun 1690-an. Volume I diterbitkan: 1891 oleh Hakluyt Society, diedit oleh Samuel Pasfield Oliver. Leguat memimpin sekelompok kecil Huguenot yang berusaha mendirikan koloni di Pulau Rodrigues, setelah gagal mencapai tujuan awal mereka, Île Bourbon (Réunion), yang telah dikuasai Prancis. Isi Utama Buku 1. Perjalanan ke Rodrigues Leguat dan tujuh pengikutnya mendarat di Pulau Rodrigues, sebuah pulau terpencil di Samudra Hindia. Mereka mencoba membangun komunitas mandiri, dengan harapan hidup damai dan bebas beragama. Buku menggambarkan flora dan fauna Rodrigues, termasuk burung-burung yang kini punah seperti solitaire. 2. Kehidupan di Pulau Terpencil Leguat mencatat tantangan bertahan hidup: kekurangan makanan, isolasi, dan konflik internal. Ia juga menulis tentang keindahan alam, sistem pertanian sederhana, dan eksperimen sosial kelompoknya. 3. Perjalanan ke Mauritius dan Java Setelah dua tahun, mereka meninggalkan Rodrigues dan menuju Mauritius, lalu Batavia (Jakarta). Di Batavia, Leguat mengalami penahanan oleh otoritas Belanda karena dianggap sebagai penyusup. Buku mencatat pengamatan Leguat terhadap budaya Jawa, kehidupan kolonial Belanda, dan sistem pemerintahan lokal. 4. Kembali ke Eropa via Tanjung Harapan Leguat akhirnya dibebaskan dan melakukan perjalanan pulang melalui Cape of Good Hope di Afrika Selatan. Ia menyampaikan refleksi tentang penderitaan, harapan, dan kepercayaannya selama perjalanan panjang tersebut. Gaya Penulisan dan Nilai Historis Ditulis dalam gaya naratif pribadi, dengan detail etnografis dan naturalis yang kaya. Memberikan sumber primer penting tentang: Kehidupan di pulau-pulau terpencil Samudra Hindia. Interaksi antara pengungsi Eropa dan kekuatan kolonial. Kondisi sosial dan budaya di Asia Tenggara pada akhir abad ke-17.


Related Sources in Our Collections

----

UGM Research Collections Link

----

Perhatian: Dokumen yang berukuran besar mungkin akan muncul lebih lama.