Sinopsis

Kesah Lajaran dateng Poelo Papoewah . Buku Kesah Lajaran dateng Poelo Papoewah adalah karya sastra berbahasa Jawa yang ditulis oleh Jitnasastra dan diterbitkan oleh Balé Poestaka pada tahun 1919. Buku ini merupakan catatan perjalanan ke Pulau Papua yang dikemas dalam bentuk cerita naratif dan edukatif. Informasi Umum Judul: Kesah Lajaran dateng Poelo Papoewah Penulis: Jitnasastra Bahasa: Jawa Penerbit: Balé Poestaka, Weltevreden (1919) Jumlah halaman: 72 halaman Fitur: Dilengkapi ilustrasi dan peta. Latar Belakang dan Tujuan Buku ini ditulis dalam konteks kolonial Hindia Belanda, ketika pemerintah kolonial mendorong penyebaran informasi dan pendidikan melalui bahasa daerah. Balé Poestaka, sebagai lembaga penerbitan resmi pemerintah, menerbitkan buku ini untuk memperkenalkan wilayah Papua kepada pembaca Jawa. Isi dan Tema Utama Buku ini mengisahkan perjalanan seorang tokoh (kemungkinan fiktif) dari Jawa ke Pulau Papua. Beberapa tema utama yang diangkat: Deskripsi geografis dan alam Papua, termasuk hutan, pegunungan, dan sungai. Kehidupan masyarakat Papua, adat istiadat, pakaian, rumah, dan makanan. Interaksi antara pendatang dan penduduk lokal, sering kali digambarkan dari sudut pandang kolonial. Pendidikan dan peradaban, dengan narasi yang menekankan pentingnya “kemajuan” dan “modernisasi” menurut perspektif kolonial. Nilai moral dan pelajaran hidup, seperti kerja keras, rasa ingin tahu, dan pentingnya ilmu pengetahuan. Gaya Penulisan Ditulis dalam aksara Latin berbahasa Jawa, dengan gaya naratif yang ringan dan komunikatif. Menggunakan bentuk cerita perjalanan (travelogue) untuk menyampaikan informasi geografis dan etnografis. Disisipkan ilustrasi dan peta untuk membantu pembaca membayangkan lokasi dan budaya Papua. Nilai Historis dan Budaya Buku ini mencerminkan pandangan kolonial terhadap Papua dan masyarakatnya, yang sering kali bersifat stereotipikal. Menjadi contoh penting dari literatur kolonial berbahasa daerah, yang digunakan sebagai alat pendidikan dan propaganda. Memberikan gambaran tentang bagaimana masyarakat Jawa diperkenalkan pada wilayah-wilayah “pinggiran” Hindia Belanda.


Related Sources in Our Collections

----

UGM Research Collections Link

----

Perhatian: Dokumen yang berukuran besar mungkin akan muncul lebih lama.