Sinopsis

Kesah pelajaran ke poelau Kelemantan. Buku Kesah Pelajaran ke Poelau Kelemantan adalah catatan perjalanan dan pengamatan etnografis yang ditulis oleh Adolf Friedrich von de Wall pada tahun 1888, yang merekam pengalamannya menjelajahi Kalimantan (Borneo) pada masa kolonial. Berikut penjelasan lebih rinci mengenai isi dan konteks buku tersebut: Informasi Umum Judul: Kesah Pelajaran ke Poelau Kelemantan Penulis: Adolf Friedrich von de Wall Tahun terbit: 1888 Bahasa: Melayu dengan ejaan lama (ejaan van Ophuijsen) Jumlah halaman: 61 halaman Penerbit: Tidak disebutkan secara eksplisit, namun kemungkinan besar diterbitkan oleh lembaga kolonial atau misi Kristen. Isi dan Pokok Bahasan Buku ini merupakan laporan perjalanan dan pengamatan sosial-budaya selama kunjungan ke Kalimantan. Beberapa poin penting yang dibahas: Deskripsi geografis dan alam Kalimantan: Pegunungan, sungai, hutan lebat, dan kondisi iklim Keanekaragaman flora dan fauna yang dijumpai selama perjalanan Kehidupan masyarakat Dayak: Adat istiadat, struktur sosial, dan kepercayaan lokal Cara hidup sehari-hari, termasuk pertanian, perburuan, dan kerajinan Interaksi antara suku-suku Dayak dan pendatang, termasuk orang Melayu dan Tionghoa. Catatan perjalanan: Rute yang ditempuh oleh penulis, termasuk desa-desa yang dikunjungi Tantangan fisik dan logistik selama ekspedisi, seperti medan berat dan cuaca ekstrem Refleksi pribadi dan moral: Penulis sering menyisipkan pandangan moral dan religius, mencerminkan latar belakang Eropa dan kemungkinan keterkaitan dengan misi Kristen Ada kesan kolonial dalam narasi, dengan penilaian terhadap “kemajuan” dan “peradaban” masyarakat lokal. Nilai Historis Buku ini merupakan dokumen penting dalam studi sejarah kolonial dan etnografi Kalimantan. Menyediakan gambaran awal tentang masyarakat Dayak sebelum pengaruh modernisasi dan integrasi nasional. Menjadi sumber primer bagi peneliti sejarah, antropologi, dan linguistik karena ditulis dalam bahasa Melayu lama dan mencerminkan cara pandang kolonial terhadap masyarakat pribumi.


Related Sources in Our Collections

----

UGM Research Collections Link

----

Perhatian: Dokumen yang berukuran besar mungkin akan muncul lebih lama.