Sinopsis
Indische Landhuizen en hun Geschiedenis. 1932. Buku Indische Landhuizen en hun Geschiedenis (Rumah-Rumah Perkebunan di Hindia dan Sejarahnya) Tahun 1932: Buku ini mendokumentasikan arsitektur dan sejarah landhuizen (rumah besar perkebunan) yang dibangun di era kolonial Hindia Belanda, terutama di Jawa. Fokus pada rumah-rumah mewah di daerah pedesaan dan perkebunan (koffie, thee, kina), bukan rumah di kota. Menjelaskan perkembangan gaya arsitektur dari masa VOC hingga abad ke-20, menampilkan adaptasi iklim tropis. Menguraikan ciri khas arsitekturnya: beranda luas (galerij), langit-langit tinggi, ventilasi silang, dan atap curam. Membahas tata letak bangunan yang mencakup rumah induk, paviliun, serta area pelayanan (dapur, gudang, kamar pembantu). Menjelaskan peran rumah ini sebagai simbol status dan pusat kehidupan sosial bagi para tuan perkebunan (planters). Menyoroti penggunaan material lokal (kayu jati, batu) serta material impor (keramik, kaca, besi). Menganalisis hubungan antara desain rumah dengan stratifikasi sosial kolonial antara tuan Eropa dan pekerja pribumi. Menampilkan foto-foto dan ilustrasi berbagai landhuis yang masih berdiri maupun yang telah hilang. Membahas sejarah kepemilikan dan perubahan fungsi seiring waktu. Mengkaji pengaruh gaya arsitektur: Indo-Eropa, Neoklasik, serta adaptasi tradisional Jawa. Menjelaskan sistem pembangunan dan pengelolaan rumah besar di tengah perkebunan yang terisolasi. Mencatat kehidupan sehari-hari dan aktivitas di dalam dan sekitar rumah tersebut. Buku ini menjadi dokumen penting tentang warisan fisik dan budaya masa kolonial di Indonesia. Karya ini merekam fenomena arsitektur yang kini banyak telah punah atau berubah fungsi, menjadi sumber sejarah sosial dan arsitektur yang berharga.
Related Sources in Our Collections
----
UGM Research Collections Link
----