Sinopsis
Onder Koppensnellers En Moerasmenschen. 1933. Buku Onder Koppensnellers en Moerasmenschen (1933) Karya Hans Nevermann: Buku ini adalah laporan etnografis hasil ekspedisi Frobenius Institute Jerman ke Pulau Seram, Maluku, tahun 1932. Nevermann, seorang etnolog, mendokumentasikan kehidupan kelompok budaya Alune dan Wemale yang tinggal di pedalaman Seram. Fokus utama adalah pada masyarakat pegunungan yang dijuluki "pemburu kepala" (koppensnellers) dan masyarakat pesisir/rawa yang disebut "orang rawa" (moerasmenschen). Mendeskripsikan secara detail sistem kepercayaan, mitologi kosmologi, dan ritual yang kompleks, termasuk upacara besar hainuwele atau "pesta buah". Mengurai organisasi sosial, struktur desa, dan kepemimpinan tradisional dalam masyarakat Seram. Menjelaskan sistem ekonomi tradisional yang berbasis pada perburuan, meramu sagu, dan pertanian ladang. Mendokumentasikan seni material: arsitektur rumah adat, ukiran, senjata, perhiasan, dan tenun. Membahas praktik perdagangan pertukaran antara masyarakat pegunungan dan pesisir. Buku ini memberikan catatan awal yang kaya tentang konsep dunia roh, leluhur, dan makhluk halus dalam kosmologi masyarakat Seram. Menyoroti dampak awal dari kontak dengan administrasi kolonial dan misi Kristen terhadap struktur tradisional. Karya ini ditulis dengan pendekatan antropologi budaya Jerman yang detail dan sistematis. Merupakan sumber primer penting yang merekam budaya masyarakat Seram sebelum mengalami perubahan besar di abad ke-20. Istilah "pemburu kepala" dan "orang rawa" dalam judul mencerminkan pandangan etnografi masa itu yang mengkategorikan berdasarkan ciri yang mencolok bagi peneliti asing. Karya Nevermann menjadi landasan studi antropologi untuk wilayah Maluku Tengah. Buku ini tetap menjadi rujukan klasik untuk memahami kebudayaan asli dan kepercayaan lama masyarakat pedalaman Seram.
Related Sources in Our Collections
----
UGM Research Collections Link
----