Sinopsis
Nova Guinea : resultats de l'expedition scientifique Neerlandaise a la Nouvelle-Guinee en 1907 et 1909 Vol. VII, Livr. 2 Ethnographie. Buku Nova Guinea: résultats de l’expédition scientifique néerlandaise à la Nouvelle-Guinée en 1907 et 1909, Vol. VII, Livr. 2 – Ethnographie berisi laporan etnografi hasil ekspedisi ilmiah Belanda ke Papua (Nieuw Guinea) yang menekankan pada kehidupan sosial, budaya, dan adat masyarakat lokal di wilayah selatan Papua. Isi Pokok Buku Konteks ekspedisi (1907–1909) Ekspedisi ini merupakan bagian dari rangkaian penelitian besar yang dilakukan oleh Maatschappij ter Bevordering van het Natuurkundig Onderzoek der Nederlandsche Koloniën (Perhimpunan untuk Kemajuan Penelitian Ilmiah di Koloni Belanda). Fokusnya adalah eksplorasi ilmiah di Papua, mencakup zoologi, botani, geologi, dan etnografi. Bagian etnografi (Vol. VII, Livr. 2) Buku ini khusus membahas aspek antropologi dan etnografi, yakni: Deskripsi masyarakat asli Papua: struktur sosial, sistem kekerabatan, pola pemukiman, dan organisasi komunitas. Kebudayaan material: peralatan sehari-hari, senjata, rumah, pakaian, serta seni hias. Ritual dan kepercayaan: praktik religius, upacara adat, mitologi, serta pandangan kosmologis masyarakat. Bahasa dan komunikasi: catatan awal mengenai bahasa lokal, kosakata, dan variasi dialek. Metode dokumentasi Para peneliti Belanda menggunakan pendekatan observasi langsung, pengumpulan artefak, serta pencatatan visual (foto, sketsa). Hal ini menjadikan buku tersebut salah satu sumber kolonial paling awal yang sistematis tentang etnografi Papua. Nilai ilmiah dan kolonial Dari sisi ilmiah, buku ini memperkenalkan masyarakat Papua kepada dunia akademik Eropa, menempatkan mereka dalam kerangka antropologi awal abad ke-20. Dari sisi kolonial, laporan ini juga berfungsi sebagai legitimasi pengetahuan untuk memperkuat kontrol Belanda atas wilayah Papua. Signifikansi Sumber primer kolonial: Buku ini adalah arsip penting yang menunjukkan bagaimana pengetahuan tentang Papua dikonstruksi oleh ilmuwan kolonial. Etnografi awal Papua: Memberikan gambaran tentang kehidupan masyarakat sebelum pengaruh kolonial lebih dalam. Kajian kritis masa kini: Bagi peneliti modern, teks ini tidak hanya bernilai etnografis, tetapi juga sebagai bahan refleksi tentang bias kolonial dalam produksi pengetahuan.
Related Sources in Our Collections
----
UGM Research Collections Link
----