Sinopsis
Supplement op den catalogus van de Sundaneesche handschriften en catalogus van de Balineesche en Sasaksche handschriften der Leidsche Universiteits-Bibliotheek door H.H. Juynboll. 1912. Buku Supplement op den catalogus van de Sundaneesche handschriften en catalogus van de Balineesche en Sasaksche handschriften der Leidsche Universiteits-Bibliotheek door H.H. Juynboll (1912): Buku ini adalah katalog lanjutan dan tambahan untuk inventaris naskah-naskah kuno koleksi Perpustakaan Universitas Leiden, Belanda. Sebagai supplement (tambahan), melengkapi katalog sebelumnya yang fokus pada naskah-naskah bahasa Sunda. Bagian utama berisi deskripsi katalog untuk naskah-naskah bahasa Bali dan bahasa Sasak (dari Lombok). Setiap entri katalog memberikan identifikasi fisik naskah: bahan (lontar, daluang, kertas), ukuran, jumlah lembar, dan aksara (Bali, Jawa Kuno, Sasak). Menjelaskan isi atau ringkasan dari setiap naskah, seperti teks sastra (kakawin, kidung), hukum (awig-awig), agama, mantra, atau sejarah. Untuk naskah Sunda, katalog ini menambahkan naskah-naskah baru yang belum tercatat sebelumnya. Mencatat perkiraan waktu penulisan dan kondisi naskah (lengkap, rusak, atau fragmen). Menjadi alat vital bagi peneliti untuk melacak dan mempelajari naskah tanpa mengakses fisiknya di Leiden. Koleksi naskah Bali mencakup karya sastra Hindu-Bali, seperti Ramayana, Mahabharata, dan wiracarita lokal. Koleksi naskah Sasak merekam tradisi tulisan masyarakat Lombok yang dipengaruhi budaya Bali dan Islam. Katalog ini merefleksikan minat dan kegiatan pengumpulan naskah Belanda dari wilayah jajahan untuk kajian ilmiah. Buku ini adalah sumber primer penting bagi filologi, sejarah sastra, dan kajian budaya Sunda, Bali, dan Sasak. Dengan mendokumentasikan naskah di Eropa, katalog ini membantu melestarikan memori intelektual Nusantara yang terancam punah. Karya Juynboll menunjukkan standar keilmuan filologi Belanda yang tinggi pada awal abad ke-20. Secara keseluruhan, buku ini adalah pilar dokumentasi untuk warisan naskah tradisional tiga kebudayaan penting di Indonesia.
Related Sources in Our Collections
----
UGM Research Collections Link
----