Sinopsis
Taboe, een primitieve vreesreactie; studie over de taboebepalingen bij de Indonesische volken. 1937. Buku Taboe, een primitieve vreesreactie; studie over de taboebepalingen bij de Indonesische volken (1937): Buku ini adalah kajian antropologi sistematis tentang sistem tabu (larangan adat) di berbagai masyarakat adat Indonesia. Penulis menganalisis tabu sebagai reaksi ketakutan primitif yang berkembang menjadi norma sosial dan budaya yang mengikat. Studi ini mengelompokkan dan mengklasifikasikan berbagai jenis tabu berdasarkan fungsi dan konteksnya. Menjelaskan tabu yang berkaitan dengan siklus hidup manusia: kelahiran, menstruasi, kehamilan, kematian, dan penguburan. Mendokumentasikan tabu dalam aktivitas subsistensi: berburu, menangkap ikan, berladang, dan memanen hasil hutan. Menganalisis tabu yang melindungi figur pemimpin (raja, kepala suku, dukun) dan benda-benda keramat. Menghubungkan sistem tabu dengan kepercayaan animisme dan dinamisme serta kekuatan magis (mana). Menjelaskan mekanisme hukuman atau malapetaka yang diyakini akan menimpa pelanggar tabu. Studi ini menunjukkan bagaimana tabu berfungsi sebagai mekanisme kontrol sosial dan pelestarian ekologi tradisional. Buku ini merupakan karya perintis yang mencoba memahami logika internal di balik praktik yang dianggap "irasional". Meski menggunakan istilah "primitif", studi ini mengakui kompleksitas dan keefektifan sistem tabu dalam menjaga tatanan masyarakat. Penulis menggunakan data etnografis dari berbagai suku di Nusantara, termasuk dari Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua. Karya ini merekam sistem pengetahuan dan kearifan lokal yang mengatur hubungan manusia dengan alam dan spiritual. Buku ini menjadi referensi penting bagi perkembangan antropologi hukum dan agama di Indonesia. Secara keseluruhan, studi ini adalah dokumen awal yang serius dalam memahami filosofi dan struktur larangan adat sebagai bagian integral kebudayaan Indonesia.
Related Sources in Our Collections
----
UGM Research Collections Link
----