Sinopsis

Neu Guinea. 1922. Buku Neu Guinea (1922) karya Ernst Fuhrmann: Buku ini adalah bagian dari seri etnografis bergambar Fuhrmann yang mendokumentasikan kehidupan dan budaya di Papua Nugini (saat itu wilayah koloni Jerman). Menggunakan pendekatan visual yang kaya, dengan fokus utama pada fotografi-fotografi yang dianggap "eksotis" untuk khalayak Eropa. Mendokumentasikan penampilan fisik, pakaian, dan ornamen tubuh berbagai suku Papua, seperti hiasan kepala bulu, cawat, dan perhiasan hidung. Menampilkan arsitektur dan permukiman, termasuk rumah panjang (haus tambaran) dan rumah panggung. Menggambarkan alat-alat dan teknologi tradisional: perahu, senjata (tombak, busur panah), dan peralatan batu. Merekam aktivitas ekonomi seperti berburu, meramu sagu, dan berkebun. Buku ini sering menampilkan citra yang terkadang terasa intrusif atau distaging, mencerminkan pandangan kolonial tentang "yang liar" dan "primitif". Menyoroti praktik budaya seperti ritual, tarian, dan upacara yang terkait dengan leluhur dan dunia roh. Teks pendamping memberikan deskripsi singkat tentang struktur sosial dan kepercayaan masyarakat. Karya ini menjadi dokumen visual awal yang penting meski diselimuti perspektif etnosentris Eropa masa itu. Fuhrmann kerap mengutamakan estetika gambar yang dramatis daripada akurasi konteks etnografis yang mendalam. Buku ini memperkenalkan budaya Papua sebagai objek kajian sekaligus tontonan bagi masyarakat Eropa. Merupakan bagian dari proyek museum etnografi Jerman untuk mengoleksi dan mengklasifikasi budaya dunia. Saat ini, foto-fotonya dihargai sebagai catatan sejarah visual, meski harus dibaca kritis dengan menyadari bias zamannya. Secara keseluruhan, buku ini merepresentasikan era eksplorasi etnografi visual awal yang mempengaruhi persepsi Barat tentang Papua.


Related Sources in Our Collections

----

UGM Research Collections Link

----

Perhatian: Dokumen yang berukuran besar mungkin akan muncul lebih lama.