Sinopsis

Volksverhalen uit Oost-Indie (sprookjes en fabels) tweede deel. 1928. Buku Volksverhalen uit Oost-Indie (sprookjes en fabels), Tweede Deel (1928): Buku ini adalah jilid kedua dari antologi cerita rakyat, dongeng, dan fabel yang dikumpulkan dari seluruh kepulauan Indonesia. Sebagai kelanjutan seri, jilid ini memperkenalkan kumpulan cerita baru yang belum termuat di volume pertama (1925). Cerita-ceritanya berasal dari berbagai kelompok etnis dan pulau, memperluas representasi budaya Nusantara. Memuat lebih banyak legenda lokal tentang asal-usul alam, seperti gunung, danau, atau sungai tertentu. Buku ini juga menampilkan cerita bertema moral dan kehidupan sosial yang lebih kompleks. Beberapa kisah berkisah tentang interaksi antara manusia dengan makhluk halus (dan hyang, lelembut, jin). Terdapat pula fabel dengan karakter binatang lokal selain kancil, yang mencerminkan ekosistem setempat. Cerita disajikan dalam bahasa Belanda yang mudah diakses, hasil alih bahasa dari bahasa daerah aslinya. Sebagai dokumen etnografi, buku ini menyertakan catatan tentang konteks budaya di balik setiap cerita. Tujuannya adalah melestarikan tradisi lisan yang mulai tergerus modernisasi dan untuk edukasi publik Belanda. Karya ini merekam keberagaman imajinasi dan kearifan lokal masyarakat Indonesia yang diwariskan turun-temurun. Buku ini menjadi sumber penting bagi peneliti folklor dan sejarah budaya Indonesia di awal abad ke-20. Penyusunannya mencerminkan upaya sistematisasi dan klasifikasi budaya lokal oleh akademisi kolonial. Bersama jilid pertama, buku ini membentuk koleksi terlengkap awal cerita rakyat Indonesia dalam bahasa Belanda. Secara keseluruhan, buku ini adalah upaya lanjutan untuk mendokumentasikan dan mempopulerkan kekayaan naratif lisan Nusantara.


Related Sources in Our Collections

----

UGM Research Collections Link

----

Perhatian: Dokumen yang berukuran besar mungkin akan muncul lebih lama.