Sinopsis
Bidal Melajoe. Buku Bidal Melajoe berisi kumpulan peribahasa atau bidal dalam bahasa Melayu yang mengandung nilai-nilai moral, nasihat, dan gambaran kehidupan masyarakat. Buku Bidal Melajoe Djilid Kedoea merupakan salah satu karya sastra lama yang memuat bentuk-bentuk bidal, yaitu peribahasa khas Melayu yang digunakan untuk menyampaikan pesan secara tidak langsung. Berikut adalah penjelasan lebih lanjut tentang isi dan struktur buku ini: Jenis Isi Bidal dalam Buku Berdasarkan analisis etnolinguistik, isi bidal dalam buku ini terbagi menjadi tiga jenis utama. Bidal Anjuran: Berisi nasihat atau ajakan untuk berperilaku baik, seperti rajin bekerja, menghormati orang tua, atau menjaga sopan santun. Bidal Gambaran: Menggambarkan situasi atau karakter seseorang secara kiasan, sering kali digunakan untuk menyindir atau memuji. Bidal Teguran: Digunakan untuk menegur atau mengkritik perilaku yang tidak sesuai dengan norma masyarakat, biasanya dengan cara halus dan penuh makna. Fungsi dan Manfaat Sebagai bahan ajar budi pekerti: Bidal-bidal ini dapat digunakan dalam pendidikan karakter di sekolah karena mengandung nilai-nilai moral dan budaya. Pelestarian sastra lisan: Buku ini menjadi dokumentasi penting dari sastra lisan Melayu yang kaya akan filosofi dan kearifan lokal. Sumber kajian linguistik dan budaya: Bidal dalam buku ini bisa dianalisis dari segi bahasa, struktur, dan konteks sosialnya. Contoh Bidal Meskipun tidak semua bidal dikutip secara lengkap, contoh bidal yang umum ditemukan dalam karya semacam ini adalah: “Seperti api dalam sekam” — menggambarkan bahaya tersembunyi yang bisa muncul sewaktu-waktu. “Bagai aur dengan tebing” — melambangkan hubungan yang saling mendukung dan harmonis.
Related Sources in Our Collections
----
UGM Research Collections Link
----