Sinopsis

Onder en met Papoea's in de prauw en door het bosch: Reis-ervaringen op West-Nieuw-Guinea. 1880 . Buku Onder en met Papoea’s in de prauw en door het bosch: Reis-ervaringen op West-Nieuw-Guinea adalah catatan perjalanan kolonial Belanda yang ditulis oleh J. van Hasselt pada akhir abad ke-19. Buku ini mendokumentasikan pengalaman langsung penulis ketika melakukan ekspedisi di wilayah Papua Barat (Nieuw-Guinea Barat), dengan fokus pada kehidupan sehari-hari bersama masyarakat Papua dan tantangan menjelajahi alam liar. Isi Utama Buku Penulis dan Konteks Ditulis oleh J. van Hasselt, seorang pegawai kolonial Belanda yang ikut serta dalam ekspedisi ke Papua Barat. Buku ini diterbitkan sekitar 1880-an, sebagai bagian dari literatur perjalanan kolonial yang populer di Belanda. Isi Pokok Perjalanan dengan prauw (perahu tradisional Papua): penulis menggambarkan pengalaman berlayar di sungai dan laut bersama orang Papua, termasuk teknik navigasi tradisional. Menjelajahi hutan Papua: deskripsi tentang kondisi hutan tropis yang lebat, penuh tantangan, serta flora-fauna yang ditemui. Interaksi dengan masyarakat Papua: pengamatan tentang adat, bahasa, cara hidup, dan hubungan sosial masyarakat lokal. Kehidupan sehari-hari ekspedisi: tantangan logistik, makanan, penyakit tropis, serta pengalaman bertahan hidup di alam liar. Catatan etnografi: penulis menekankan keunikan budaya Papua, termasuk rumah, pakaian, senjata tradisional, dan ritual. Refleksi kolonial: meski ditulis dengan sudut pandang kolonial, buku ini memberikan gambaran awal tentang bagaimana orang Eropa melihat Papua sebagai wilayah “eksotis” dan penuh misteri. Struktur Buku Ditulis dalam bentuk narasi perjalanan, dengan gaya populer yang mudah dibaca oleh masyarakat Belanda kala itu. Disertai ilustrasi dan litografi yang menggambarkan pemandangan alam dan kehidupan masyarakat Papua. Signifikansi Dokumentasi awal tentang Papua Barat: memberikan gambaran tentang kondisi alam dan masyarakat Papua sebelum kolonialisasi intensif. Nilai etnografi: meski bias kolonial, catatan ini menjadi sumber penting bagi sejarawan dan antropolog untuk memahami interaksi awal antara Belanda dan Papua. Literatur perjalanan kolonial: buku ini memperlihatkan bagaimana pengalaman “eksotis” di Nusantara dipasarkan kepada pembaca Eropa sebagai kisah petualangan.


Related Sources in Our Collections

----

UGM Research Collections Link

----

Perhatian: Dokumen yang berukuran besar mungkin akan muncul lebih lama.