Sinopsis
Maesasura jatasura. Buku Maesasura Jatasura karya Raden Ngabehi Sindusastra (diterbitkan Depdikbud, 1978) adalah naskah sastra Jawa klasik yang mengisahkan tokoh raksasa Maesasura dan Jatasura yang berperang melawan Dewi Durga dan para ksatria. Cerita ini sarat dengan simbol moral tentang keserakahan, kekuasaan, dan keadilan. Buku ini merupakan bagian dari proyek penerbitan sastra daerah oleh Depdikbud tahun 1978. Ditulis oleh Raden Ngabehi Sindusastra, mengangkat kisah dari tradisi Jawa klasik. Tokoh utama adalah dua raksasa: Maesasura dan Jatasura. Mereka digambarkan sebagai penguasa yang angkuh dan serakah. Kisah bermula dari ambisi mereka untuk menaklukkan dunia para dewa. Dewi Durga tampil sebagai tokoh yang menentang kesewenangan mereka. Pertempuran besar terjadi antara pasukan raksasa dan para ksatria. Maesasura dan Jatasura melambangkan sifat tamak dan haus kekuasaan. Dewi Durga dan ksatria melambangkan keadilan serta ketertiban kosmos. Cerita sarat dengan simbol moral: kejahatan pasti kalah oleh kebenaran. Bahasa yang digunakan adalah Jawa klasik dengan gaya tembang dan prosa. Buku ini juga berfungsi sebagai cagar budaya dan sumber penelitian sastra. Nilai utama: mengingatkan manusia agar tidak dikuasai keserakahan. Kisah ini memperlihatkan perpaduan mitologi Hindu-Jawa dalam sastra lokal. Secara keseluruhan, buku ini adalah refleksi moral dan estetika budaya Jawa. Kesimpulan: Maesasura Jatasura bukan sekadar cerita mitologi, tetapi juga sumber nilai moral dan budaya Jawa yang menekankan bahwa keserakahan dan kesewenangan akan selalu dikalahkan oleh keadilan.
Related Sources in Our Collections
----
UGM Research Collections Link
----