Sinopsis
Keluarga Jawa. ringkasan isi buku Keluarga Jawa karya Hildred Geertz (1983) Buku ini meneliti struktur keluarga Jawa sebagai unit sosial dasar masyarakat. Keluarga Jawa bersifat bilateral, artinya hubungan kekerabatan diakui dari pihak ayah maupun ibu. Rumah tangga inti (suami, istri, anak) menjadi pusat kehidupan sehari-hari. Hubungan dengan kerabat luas tetap penting, meski tidak selalu tinggal bersama. Peran ibu sangat dominan dalam mengatur rumah tangga dan ekonomi keluarga. Ayah dipandang sebagai kepala keluarga, tetapi sering lebih simbolis daripada praktis. Anak-anak diajarkan tata krama, hormat pada orang tua, dan solidaritas sejak kecil. Perkawinan dianggap sebagai ikatan sosial yang menyatukan dua keluarga besar. Sistem warisan biasanya dibagi relatif adil antara anak laki-laki dan perempuan. Ada nilai gotong royong dalam keluarga, terutama saat menghadapi kesulitan ekonomi. Keluarga Jawa menekankan rukun (harmoni) sebagai prinsip utama hubungan internal. Konflik dalam keluarga cenderung diselesaikan dengan musyawarah dan kompromi. Tradisi slametan dan ritual keluarga memperkuat ikatan sosial dan spiritual. Modernisasi membawa perubahan, tetapi nilai tradisional tetap bertahan. Kesimpulan Geertz: keluarga Jawa adalah institusi fleksibel yang mampu menyesuaikan diri dengan perubahan sosial, namun tetap berakar pada nilai harmoni dan kebersamaan.
Related Sources in Our Collections
----
UGM Research Collections Link
----