Sinopsis

Rasa Sejati. Rasa Sejati" (atau Rasa Jati) di dalam khazanah pustaka, naskah kuno, maupun buku-buku bertema spiritualitas Nusantara berkaitan erat dengan pencarian hakikat ketuhanan, kesadaran batin, dan hubungan manusia dengan Sang Pencipta. Isi dari karya yang mengusung judul Rasa Sejati biasanya berpusat pada beberapa pokok pembahasan berikut: 1. Hubungan Batin Manusia dengan Tuhan Penyelaman Spiritual: Membahas bagaimana seseorang dapat merasakan kehadiran Tuhan tidak hanya melalui ritual lahiriah, melainkan lewat keheningan dan kepekaan batin (rasa pangrasa) di dalam diri. Makna Ma'rifat: Mengupas cara manusia mengenal Sang Pencipta secara lebih dalam, menyadari asal-usul kehidupan (sangkan paraning dumadi), serta menyelaraskan kehendak pribadi dengan kehendak Ilahi. 2. Pengendalian Diri dan Laku Batin Pembersihan Hati: Mengajarkan pentingnya meredam hawa nafsu duniawi, ego, dan pikiran negatif agar "rasa sejati" yang bersih bisa muncul menggantikannya. Ketenangan Jiwa: Menuntun pembaca untuk menemukan ketenteraman batin di tengah gelombang masalah hidup dengan cara mengenali diri sendiri (temen-temene kenceng panggrahita). 3. Bentuk Karya Sastra (Contoh: Serat Rasa Sejati) Dalam bentuk naskah klasik seperti karya sastra bernafaskan kristiani-jawa (misalnya Serat Rasa Sejati oleh Paulus Tosari), isi buku ini dituangkan dalam bentuk tembang macapat (syair tradisional Jawa) yang indah. Isinya menggabungkan nilai-nilai ajaran luhur budaya Jawa dengan penghayatan iman kepada Allah sebagai tempat perjumpaan batin yang mesra.


Related Sources in Our Collections

----

UGM Research Collections Link

----

Perhatian: Dokumen yang berukuran besar mungkin akan muncul lebih lama.