Sinopsis
Aanteekeningen omtrent de zeden en gebruiken der Balinezen, inzonderheid die van Boeleleng. 1859. Buku "Aanteekeningen omtrent de zeden en gebruiken der Balinezen, inzonderheid die van Boeleleng" (1859) oleh P.L. van Bloemen Waanders: Buku ini merupakan catatan observasi langsung pejabat Belanda, P.L. van Bloemen Waanders, saat bertugas sebagai residen di Buleleng, Bali utara. Fokus pada deskripsi adat istiadat dan tata kehidupan sehari-hari (zeden en gebruiken) masyarakat Bali, bukan aspek politik atau militer. Menjabarkan struktur sosial dan hierarki yang ketat, termasuk sistem kasta dan peran para bangsawan (gusti). Mendokumentasikan berbagai upacara adat dan keagamaan yang menyertai siklus hidup, seperti kelahiran, potong gigi, perkawinan, dan kematian (kremasi). Menjelaskan sistem hukum adat (seperti pepati, hukuman mati) dan proses penyelesaian sengketa di tingkat desa. Memaparkan organisasi tradisional seperti banjar (komunitas lokal) dan subak (asosiasi pengairan persawahan) yang mengatur kerja sama. Mencatat detail tentang ekonomi dan perdagangan, termasuk mata pencaharian, pajak tradisional, dan penggunaan uang kepeng Tiongkok. Menguraikan kepercayaan, ritual, dan praktik agama Hindu-Bali yang diamati, termasuk sajen dan peran pemangku. Berisi informasi tentang arsitektur rumah tradisional, tempat suci (pura), dan tata ruang desa. Memberikan gambaran singkat tentang kesenian, seperti seni pahat dan seni pertunjukan. Karya ini bertujuan memberikan pengetahuan praktis kepada pemerintah kolonial untuk memahami dan mengelola wilayah baru. Ditulis dalam gaya deskriptif yang relatif detail, menjadikannya sumber primer etnografis awal tentang Bali utara. Menggambarkan masyarakat Bali pada periode sebelum intervensi kolonial besar-besaran pasca Perang Bali (1846-1849). Menjadi rujukan penting bagi administrasi kolonial dan cendekiawan Barat awal yang mempelajari budaya Bali. Secara keseluruhan, buku ini adalah dokumen sejarah berharga yang mengabadikan snapshot kehidupan tradisional Bali di pertengahan abad ke-19.
Related Sources in Our Collections
----
UGM Research Collections Link
----