Sinopsis
Borneo : het land der koppensnellers. 1927. Buku "Borneo: Het Land der Koppensnellers" (1927) oleh Eric Mjöberg: Buku ini adalah laporan petualangan dan ekspedisi ilmiah dari seorang naturalis dan etnolog Swedia, Eric Mjöberg. Fokus utama pada pengalaman langsungnya menjelajahi pedalaman Borneo (Kalimantan) pada awal abad ke-20. Judulnya ("Negeri Para Pemburu Kepala") mencerminkan stereotip dan ketertarikan eksotis pada praktik pengayauan. Mjöberg menggambarkan pertemuannya dengan berbagai kelompok Dayak, terutama di Sarawak dan Kalimantan Barat. Buku ini kaya akan deskripsi dramatis tentang alam, hutan hujan, sungai, dan binatang buas. Mjöberg mengoleksi dan mendokumentasikan sejumlah besar artefak budaya Dayak, seperti senjata, perisai, dan perhiasan. Dia juga merekam dengan detail praktik ritual, tarian, dan upacara kematian yang dia saksikan. Sebagai seorang naturalis, dia memberikan catatan tentang flora dan fauna unik Borneo. Narasinya sering kali sensasional, menekankan pada bahaya, kesulitan, dan hal-hal yang dianggap "liar" atau "primitif". Gaya penulisannya lebih populer dan petualangan daripada akademis murni, ditujukan untuk pembaca umum. Karyanya mencerminkan pandangan kolonial dan etnosentris era itu terhadap masyarakat adat. Buku ini mengungkap konflik dan ketegangan selama ekspedisinya, termasuk kecurigaan dari masyarakat lokal. Meski bermasalah secara etnografis, buku ini menjadi dokumen sejarah tentang persepsi Barat saat itu. Koleksi artefak Mjöberg menjadi dasar penting untuk museum-museum di Swedia. Secara keseluruhan, buku ini lebih merupakan catatan perjalanan yang subjektif dan dramatis daripada studi antropologi yang seimbang.
Related Sources in Our Collections
----
UGM Research Collections Link
----