Sinopsis

Codicum Arabicorum in Bibliotheca Societatis Artium et Scientiarum quae Bataviae floret asservatorum catalogum. 1873. Buku Codicum Arabicorum in Bibliotheca Societatis Artium et Scientiarum quae Bataviae floret asservatorum catalogum (1873) karya Rudolf Th. A. Friederich: Buku ini adalah katalog deskriptif resmi yang mendokumentasikan koleksi naskah berbahasa Arab di Bataviaasch Genootschap (kini Museum Nasional Indonesia). Disusun secara sistematis oleh orientalis Rudolf Th. A. Friederich, ahli naskah Belanda yang berpengalaman. Mencatat setiap naskah dengan informasi standar: nomor katalog, jumlah halaman, ukuran, kondisi fisik, dan jenis kertas/tinta. Mengidentifikasi judul karya dalam setiap naskah, sering kali dalam aksara Arab dan terjemahan Latin. Mencantumkan nama pengarang, penyalin (jika ada), dan tarikh penulisan atau penyalinan naskah. Memberikan ringkasan atau deskripsi singkat tentang isi dan subjek setiap naskah. Naskah-naskah tersebut mencakup beragam bidang ilmu Islam: teologi (tauhid), fikih, tafsir, hadis, tasawuf, hingga filsafat. Juga mencakup karya sastra Arab, sejarah, gramatika (nahwu), serta naskah beraksara Arab dalam bahasa lokal (Jawi, Melayu). Katalog ini menunjukkan keberagaman dan kedalaman koleksi naskah Islam di Batavia pada abad ke-19. Merupakan alat penting bagi peneliti untuk mengakses dan mempelajari khazanah intelektual Islam Nusantara. Karya ini mencerminkan minat akademis Belanda dalam memetakan pengetahuan dan tradisi tulis masyarakat jajahan. Friederich sering menambahkan catatan kritis tentang keunikan atau kepentingan naskah tertentu. Katalog ini menjadi rujukan fondasional bagi studi kodikologi (ilmu naskah) Arab di Indonesia. Dokumen ini merekam warisan naskah yang dikumpulkan selama masa kolonial, banyak berasal dari daerah di Nusantara. Secara keseluruhan, buku ini adalah inventaris berharga yang melestarikan memori intelektual Islam di Asia Tenggara.


Related Sources in Our Collections

----

UGM Research Collections Link

----

Perhatian: Dokumen yang berukuran besar mungkin akan muncul lebih lama.