Sinopsis

De expeditien naar Bali in 1846, 1848, 1849 en 1868 en de daaruit te putten lessen. Buku De expeditien naar Bali in 1846, 1848, 1849 en 1868 en de daaruit te putten lessen karya George Nypels merupakan analisis militer dan historis tentang empat ekspedisi kolonial Belanda ke Bali, serta pelajaran strategis yang dapat diambil dari pengalaman tersebut. Ringkasan Isi Buku Buku ini diterbitkan pada tahun 1897 dan ditulis oleh seorang perwira militer Belanda. Tujuannya adalah untuk mengevaluasi keberhasilan dan kegagalan ekspedisi militer Belanda ke Bali dalam kurun waktu 1846–1868, serta menyusun rekomendasi bagi kebijakan kolonial dan strategi militer masa depan. 1. Empat Ekspedisi Militer ke Bali 1846: Ekspedisi pertama ke Buleleng, bertujuan menegakkan kekuasaan Belanda dan menuntut penghapusan praktik tawang karang (penjarahan kapal karam). 1848: Ekspedisi kedua mengalami kegagalan besar, dengan banyak korban di pihak Belanda akibat perlawanan sengit dari pasukan Bali. 1849: Ekspedisi ketiga dipimpin oleh Jenderal Michiels, berhasil menundukkan Buleleng dan Karangasem, namun Michiels tewas dalam pertempuran. 1868: Ekspedisi keempat ke Klungkung dan Bangli, menandai akhir dari perlawanan besar Bali terhadap Belanda. 2. Evaluasi Strategi dan Taktik Buku ini membandingkan perencanaan, logistik, dan eksekusi militer dari tiap ekspedisi. Menyoroti kesalahan taktis, seperti kurangnya intelijen lokal, medan yang sulit, dan ketidaksiapan menghadapi gaya perang Bali. Menekankan pentingnya koordinasi antara militer dan administrasi kolonial. 3. Pelajaran yang Dapat Diambil Penulis menyusun rekomendasi strategis untuk operasi militer di wilayah tropis dan berpenduduk kuat secara budaya. Menekankan perlunya penghormatan terhadap adat lokal, pemahaman etnografis, dan diplomasi sebagai pelengkap kekuatan militer. Menyimpulkan bahwa dominasi kolonial tidak bisa hanya mengandalkan kekuatan senjata, tetapi juga harus dibarengi dengan kebijakan yang bijak dan adaptif. 4. Nilai Historis dan Akademik Buku ini menjadi sumber primer penting dalam studi kolonialisme Belanda di Bali. Memberikan perspektif militer yang jarang ditemukan dalam historiografi umum. Menjadi referensi bagi pembuat kebijakan kolonial dan akademisi militer pada akhir abad ke-19.


Related Sources in Our Collections

----

UGM Research Collections Link

----

Perhatian: Dokumen yang berukuran besar mungkin akan muncul lebih lama.