Sinopsis

Met de Centraal Nieuw-Guinee-Expeditie, Ao 1920, naar een onbekenden Volksstam in het Hooggebergte. 1923. Buku Met de Centraal Nieuw-Guinee-Expeditie, Ao 1920, naar een onbekenden Volksstam in het Hooggebergte (diterbitkan Leiden, 1923) adalah laporan populer sekaligus ilmiah tentang ekspedisi Belanda ke Papua Tengah pada tahun 1920, yang dipimpin oleh Dr. H.J.T. Bijlmer. Isi Pokok Buku Konteks ekspedisi (1920) Ekspedisi ini dikenal sebagai Wetenschappelijke Centraal Nieuw-Guinee Expeditie, bertujuan meneliti wilayah pegunungan tengah Papua yang saat itu dianggap “terra incognita” oleh kolonial Belanda. Fokusnya adalah eksplorasi ilmiah (geografi, zoologi, botani) sekaligus antropologi, terutama masyarakat yang belum pernah berhubungan dengan dunia luar menurut perspektif kolonial. Penemuan “volksstam onbekend” (suku tak dikenal) Buku ini menekankan perjumpaan dengan kelompok masyarakat pegunungan yang oleh Bijlmer disebut sebagai “suku yang belum dikenal.” Ia mendokumentasikan kehidupan mereka: rumah, senjata, pakaian, ornamen, serta pola hidup di dataran tinggi. Catatan ini sarat dengan pandangan kolonial, menggambarkan masyarakat Papua sebagai “primitif” namun “otentik.” Deskripsi antropologis dan etnografis Antropologi fisik: pengukuran tubuh, ciri-ciri fisik, dan klasifikasi rasial sesuai tradisi antropologi awal abad ke-20. Kebudayaan material: alat sehari-hari, seni hias, dan teknologi sederhana. Ritual dan kepercayaan: praktik religius, mitologi, dan kosmologi masyarakat pegunungan. Bahasa: catatan kosakata dan dialek lokal. Karakter buku Ditulis dengan gaya semi-populer, lebih naratif dibanding karya Bijlmer yang akademis (Anthropological Results of the Dutch Scientific Central New Guinea Expedition, 1923). Disertai ilustrasi, foto, dan peta untuk memperkuat kesan “penemuan” sebuah dunia baru. Signifikansi Ilmiah: Memberikan gambaran awal tentang masyarakat pegunungan Papua Tengah, sebelum kontak kolonial lebih intensif. Kolonial: Mencerminkan cara pandang Belanda yang menempatkan masyarakat Papua sebagai “objek penelitian” sekaligus legitimasi klaim kolonial atas wilayah pedalaman. Historiografi: Buku ini penting sebagai arsip kolonial yang memperlihatkan bagaimana ekspedisi ilmiah dikemas sebagai kisah penemuan dan petualangan.


Related Sources in Our Collections

----

UGM Research Collections Link

----

Perhatian: Dokumen yang berukuran besar mungkin akan muncul lebih lama.