Sinopsis
Reis in oost en zuid-Borneo van Koetei naar banjermassin, ondernomen op last der Indische regeering in 1879 en 1880. Buku Reis in Oost- en Zuid-Borneo van Koetei naar Banjermassin, ondernomen op last der Indische regeering in 1879 en 1880 adalah laporan perjalanan ilmiah-ekspedisi yang dilakukan atas perintah pemerintah kolonial Hindia Belanda untuk menjelajahi wilayah Kalimantan Timur dan Selatan. Gambaran Umum Penulis/penyusun: Ekspedisi ini dipimpin oleh pejabat dan ilmuwan Belanda yang ditugaskan untuk melakukan survei geografi, etnografi, dan ekonomi di Kalimantan. Tujuan: Mengetahui kondisi alam, sungai, dan jalur transportasi dari Koetei (Kutai, Kalimantan Timur) menuju Banjermasin (Kalimantan Selatan). Mengumpulkan data tentang masyarakat lokal, adat, bahasa, serta potensi ekonomi (hasil hutan, tambang, perdagangan). Menyediakan informasi strategis bagi administrasi kolonial Belanda. Isi dan Tema Utama Rute perjalanan Ekspedisi menelusuri sungai-sungai besar di Kalimantan (Mahakam, Barito, dan cabang-cabangnya), melewati hutan tropis, rawa, dan pedalaman. Geografi dan alam Buku ini mendeskripsikan kondisi alam Kalimantan: hutan lebat, sungai yang menjadi jalur utama transportasi, serta keanekaragaman flora dan fauna. Masyarakat lokal Menggambarkan kehidupan suku-suku Dayak, Banjar, dan Kutai. Catatan tentang adat istiadat, rumah panjang, pakaian tradisional, serta sistem sosial. Observasi mengenai hubungan masyarakat lokal dengan pedagang dan pengaruh Islam di pesisir. Ekonomi dan potensi kolonial Hasil hutan: rotan, damar, kayu, dan sarang burung walet. Potensi tambang dan perdagangan di sungai-sungai besar. Peran Banjermasin sebagai pusat perdagangan dan pelabuhan penting di Kalimantan Selatan. Ilustrasi dan dokumentasi Buku ini dilengkapi dengan peta perjalanan, sketsa etnografis, dan catatan ilmiah yang memperlihatkan detail kehidupan masyarakat serta lanskap Kalimantan. Signifikansi Menjadi salah satu sumber kolonial awal tentang Kalimantan Timur dan Selatan. Memberikan gambaran tentang bagaimana Belanda melihat Kalimantan sebagai wilayah dengan potensi ekonomi besar, tetapi juga penuh tantangan geografis. Nilai historisnya terletak pada dokumentasi etnografi dan geografi sebelum modernisasi kolonial berkembang di Kalimantan. Singkatnya, buku ini adalah laporan perjalanan kolonial yang memadukan catatan ilmiah, etnografi, dan eksplorasi alam dari Kutai hingga Banjarmasin, dengan tujuan utama memperluas pengetahuan dan kontrol Belanda atas Kalimantan.
Related Sources in Our Collections
----
UGM Research Collections Link
----