Sinopsis

De inlandsche geneesmiddelen der Maleiers. 1907. Buku De inlandsche geneesmiddelen der Maleiers (awal abad ke-20, sekitar 1910) adalah sebuah karya etnobotani dan etnomedisin kolonial yang mendokumentasikan obat-obatan tradisional masyarakat Melayu. Ditulis dalam bahasa Belanda, buku ini berfungsi sebagai arsip pengetahuan lokal yang diklasifikasikan menurut perspektif medis Barat. Isi Pokok Buku Konteks penulisan Disusun oleh seorang dokter/etnografer kolonial yang tertarik pada praktik pengobatan tradisional masyarakat Melayu di Sumatra dan Semenanjung. Latar belakangnya adalah minat kolonial terhadap flora tropis dan pemanfaatannya untuk kesehatan, ekonomi, dan farmasi. Isi utama Inventarisasi tanaman obat: daftar tumbuhan yang digunakan oleh masyarakat Melayu untuk berbagai penyakit. Kegunaan medis tradisional: penjelasan tentang ramuan untuk demam, sakit perut, luka, penyakit kulit, gangguan pernapasan, dan masalah reproduksi. Metode pemakaian: cara pengolahan (direbus, ditumbuk, dikeringkan, dicampur dengan bahan lain) dan cara penggunaan (diminum, ditempelkan, dihirup). Peran dukun/tabib Melayu: uraian tentang otoritas lokal dalam praktik pengobatan, termasuk penggunaan doa atau ritual. Komentar kolonial: penulis sering membandingkan efektivitas ramuan tradisional dengan standar kedokteran Barat, kadang mengakui manfaat empiris, kadang menilai “kurang ilmiah.” Karakter teks Ditulis dengan gaya ilmiah-etnografis, menggabungkan deskripsi botani dengan catatan etnografi. Menggunakan istilah botani Latin untuk klasifikasi tumbuhan, tetapi tetap mencatat nama lokal Melayu. Berfungsi sebagai dokumentasi sekaligus sebagai sumber potensial untuk penelitian farmasi kolonial. Signifikansi Etnomedisin kolonial: Buku ini adalah salah satu sumber awal tentang sistem pengobatan Melayu, memperlihatkan interaksi antara pengetahuan lokal dan kolonial. Historiografi kesehatan: Menunjukkan bagaimana kolonialisme Belanda mengarsipkan pengetahuan medis lokal, baik untuk kepentingan ilmiah maupun administrasi kesehatan. Arsip epistemologis: Penting sebagai dokumen yang memperlihatkan bagaimana pengetahuan tradisional diposisikan dalam kerangka kolonial—sebagai sesuatu yang berguna tetapi harus diklasifikasi menurut standar Barat.


Related Sources in Our Collections

----

UGM Research Collections Link

----

Perhatian: Dokumen yang berukuran besar mungkin akan muncul lebih lama.