Sinopsis
De Taak Van Den Burgerlijken Geneeskundigen Dienst In Nederlandsch-Indie. 1917. Buku De Taak van den Burgerlijken Geneeskundigen Dienst in Nederlandsch-Indië (awal abad ke-20) adalah sebuah laporan administratif dan programatik yang menjelaskan peran serta tanggung jawab Burgerlijke Geneeskundige Dienst (BGD) atau Dinas Kesehatan Sipil di Hindia Belanda. Isi Pokok Buku Konteks penulisan BGD didirikan oleh pemerintah kolonial Belanda untuk menangani kesehatan masyarakat sipil di Hindia Belanda, berbeda dari layanan kesehatan militer. Buku ini berfungsi sebagai pedoman resmi yang menjelaskan tugas, struktur, dan prioritas BGD dalam menghadapi penyakit tropis dan masalah kesehatan masyarakat. Isi utama Struktur organisasi: penjelasan tentang hierarki BGD, mulai dari pusat di Batavia hingga dokter-dokter distrik di daerah. Tugas pokok: Pencegahan dan pengendalian penyakit menular (kolera, pes, malaria, cacar, dll.). Pengawasan kesehatan lingkungan (air bersih, sanitasi, perumahan). Edukasi kesehatan masyarakat melalui brosur, buku, dan kampanye. Pengelolaan rumah sakit sipil dan klinik di berbagai daerah. Program vaksinasi dan karantina: uraian tentang strategi kolonial dalam menghadapi wabah, termasuk vaksin cacar dan karantina kapal. Hubungan dengan masyarakat lokal: bagaimana dokter sipil berinteraksi dengan penduduk bumiputra, termasuk tantangan bahasa, budaya, dan kepercayaan tradisional. Kebijakan kolonial: penekanan bahwa kesehatan masyarakat adalah bagian dari “civilizing mission” kolonial, sekaligus untuk menjaga produktivitas tenaga kerja. Karakter teks Ditulis dengan gaya administratif dan normatif, bukan narasi pribadi. Menggunakan bahasa Belanda formal, dengan istilah medis dan birokratis. Berfungsi sebagai dokumen kebijakan sekaligus arsip kolonial tentang sistem kesehatan masyarakat. Signifikansi Sejarah kesehatan kolonial: Buku ini memperlihatkan bagaimana pemerintah Belanda membangun sistem kesehatan sipil di Hindia, yang menjadi cikal bakal struktur kesehatan modern di Indonesia. Historiografi kolonial: Menunjukkan bagaimana kesehatan dipandang bukan hanya sebagai urusan medis, tetapi juga sebagai alat kontrol sosial dan politik. Arsip epistemologis: Penting untuk memahami bagaimana kolonialisme menginstitusionalisasi kesehatan masyarakat, menggabungkan ilmu kedokteran Barat dengan kebijakan administratif.
Related Sources in Our Collections
----
UGM Research Collections Link
----