Sinopsis
Pada Hal Menjatakan Sakit Demam Malaria. buku kuno yang diterbitkan pada masa yang sangat awal (awal abad ke-20). Judulnya menggunakan ejaan lama (van Ophuijsen), yang dalam ejaan bahasa Indonesia modern menjadi "Tentang Hal Menyatakan Sakit Demam Malaria". Berikut adalah analisis mendalam mengenai isi dan konteks buku ini: 1. Konteks Sejarah dan Latar Belakang Zaman Penjajahan Belanda: Buku ini diterbitkan pada masa Hindia Belanda, di mana penyakit malaria adalah pembunuh utama dan masalah kesehatan yang sangat besar, baik bagi penduduk pribumi maupun para penjajah Eropa. Awal Ilmu Kedokteran Modern: Buku ini merepresentasikan upaya untuk memperkenalkan ilmu kedokteran modern (Barat) kepada tenaga kesehatan dan mungkin publik yang lebih luas di Hindia Belanda. Ini adalah bagian dari upaya "modernisasi" dan pengendalian penyakit tropis. Alat Edukasi: Buku ini berfungsi sebagai buku panduan atau manual edukasi untuk mengenali, memahami, dan mendiagnosis penyakit malaria. 2. Isi Pokok Buku (Apa yang "Dijelaskan" tentang Sakit Demam Malaria) Berdasarkan judul dan konteks zamannya, isi buku ini kemungkinan besar mencakup: a. Penjelasan Ilmiah tentang Penyebab Malaria Buku ini pasti sudah mengadopsi penemuan revolusioner yang pada masa itu relatif baru. Pada akhir abad ke-19 (1880), para ilmuwan seperti Alphonse Laveran dan Ronald Ross telah menemukan bahwa malaria disebabkan oleh parasit Plasmodium yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Anopheles betina. Buku ini akan menjelaskan teori ini, yang menggantikan teori lama tentang "udah buruk" (mal'aria dalam bahasa Italia) dari rawa-rawa. b. Gejala Klinis dan Tahapan Penyakit (Menjatakan Sakit) Ini adalah inti dari judul buku. Bagian ini akan mendeskripsikan secara rinci bagaimana cara "menyatakan" atau mendiagnosis penyakit malaria berdasarkan gejalanya, yang biasanya terjadi secara siklis: Tahap Dingin (cold stage): Penderita menggigil hebat, merasa kedinginan. Tahap Demam (hot stage): Gigi berhenti, demam sangat tinggi, sakit kepala, mual. Tahap Berkeringat (sweating stage): Tubuh mengeluarkan keringat sangat deras, dan suhu tubuh turun. Buku ini juga mungkin menjelaskan perbedaan gejala antara berbagai jenis malaria (seperti yang disebabkan oleh Plasmodium falciparum vs. vivax), yang memiliki tingkat bahaya dan siklus demam yang berbeda (setiap 48 atau 72 jam). c. Metode Diagnosa Diagnosa Klinis: Mengamati pola dan siklus demam. Diagnosa Laboratorium: Kemungkinan buku ini juga memperkenalkan metode diagnosis dengan mikroskop, yaitu dengan memeriksa sampel darah (blood smear) untuk menemukan parasit Plasmodium. Ini adalah aspek kunci dari kedokteran modern pada masa itu. d. Penanganan dan Pengobatan (Meski Bukan Fokus Utama Judul) Meskipun judulnya berfokus pada "menyatakan" (diagnosis), buku seperti ini biasanya juga menyertakan bagian tentang pengobatan. Pada era 1920-an, pengobatan malaria yang umum adalah: Kina (Quinine): Ini adalah obat standar untuk malaria yang diekstrak dari pohon kina. Perkebunan kina banyak dibangun di Hindia Belanda (terutama di Jawa) untuk keperluan ini. e. Pencegahan Buku ini mungkin juga membahas langkah-langkah pencegahan, yang pada masa itu mulai dipahami kaitannya dengan nyamuk, seperti: Menghindari gigitan nyamuk. Mengeringkan atau mengelola genangan air (tempat berkembang biak nyamuk). Penggunaan kelambu. 3. Signifikansi dan Nilai Buku Dokumen Sejarah Kedokteran: Buku ini adalah bukti fisik dari transisi pemahaman medis di Indonesia dari pengobatan tradisional ke pengobatan berbasis sains. Cermin Kebijakan Kesehatan Kolonial: Buku ini menunjukkan upaya Pemerintah Hindia Belanda untuk memerangi penyakit endemik yang juga mengancam stabilitas ekonomi dan ketenagakerjaan mereka. Pendahulu Literasi Kesehatan Modern: Buku-buku seperti ini adalah fondasi dari literasi kesehatan masyarakat Indonesia modern tentang penyakit menular. Kesimpulan "Pada Hal Menjatakan Sakit Demam Malaria" adalah sebuah buku manual diagnostik dari era kolonial yang bertujuan untuk mengedukasi tenaga medis dan masyarakat tentang cara mengenali dan mendiagnosis penyakit malaria berdasarkan ilmu pengetahuan modern pada masanya. Buku ini tidak hanya berisi daftar gejala, tetapi juga menjelaskan penyebab (parasit dan nyamuk), yang merepresentasikan kemajuan besar dalam ilmu kedokteran tropis. Dengan kata lain, buku ini menjawab pertanyaan: "Apa itu malaria, apa penyebabnya, dan bagaimana cara kita tahu seseorang mengidap penyakit ini?" sesuai dengan standar ilmu pengetahuan di awal abad ke-20.
Related Sources in Our Collections
----
UGM Research Collections Link
----