Sinopsis
Kitab Kesehatan Bahaja Maoet Jang Boleh Ditolak (Malaria). 1922. Buku Kitab Kesehatan Bahaja Maoet Jang Boleh Ditolak (Malaria) (1922) adalah sebuah manual kesehatan berbahasa Melayu kolonial yang ditulis untuk masyarakat umum di Hindia Belanda, berisi pengetahuan dasar tentang penyakit malaria, cara pencegahan, dan pengobatannya. Isi Pokok Buku Tujuan penulisan Memberikan pengetahuan praktis kepada masyarakat bumiputra tentang bahaya malaria, yang pada masa itu merupakan salah satu penyakit mematikan di Nusantara. Menyebarkan informasi medis Barat dalam bahasa Melayu agar mudah dipahami oleh kalangan luas. Isi utama Penjelasan tentang malaria: Gejala khas seperti demam berulang, menggigil, berkeringat, lemah, dan anemia. Penyebab menurut pengetahuan medis kolonial: gigitan nyamuk Anopheles yang membawa parasit malaria. Bahaya malaria: digambarkan sebagai “bahaja maoet” (bahaya maut) karena dapat menyebabkan kematian bila tidak ditangani. Pencegahan: Menjaga kebersihan lingkungan, mengeringkan genangan air, dan menutup tempat berkembang biak nyamuk. Menggunakan kelambu saat tidur. Menjaga daya tahan tubuh dengan pola makan sehat. Pengobatan: Anjuran penggunaan obat-obatan yang tersedia pada masa itu, terutama kina (quinine), yang menjadi obat utama malaria di Hindia Belanda. Petunjuk dosis sederhana dan cara pemakaian agar bisa diikuti masyarakat awam. Instruksi praktis: langkah-langkah yang bisa dilakukan keluarga ketika ada anggota yang terkena malaria, termasuk perawatan darurat di rumah sebelum mendapat bantuan medis. Karakter teks Ditulis dengan bahasa Melayu sederhana (ejaan lama), sehingga mudah dipahami oleh masyarakat luas. Gaya populer, bukan akademis, dengan tujuan edukasi kesehatan. Mencerminkan kampanye kolonial untuk mengendalikan malaria sebagai bagian dari kebijakan kesehatan masyarakat. Signifikansi Sejarah kedokteran kolonial: Buku ini memperlihatkan bagaimana pemerintah kolonial menyebarkan pengetahuan medis Barat untuk mengendalikan penyakit tropis. Kesehatan masyarakat: Menjadi salah satu teks awal yang mengajarkan konsep higienitas, pencegahan penyakit menular, dan penggunaan obat modern (kina). Arsip pengetahuan: Kini buku ini penting sebagai sumber sejarah kesehatan, farmasi, dan kebijakan kolonial di Hindia Belanda.
Related Sources in Our Collections
----
UGM Research Collections Link
----