Sinopsis
Heilkunde und volkstum auf Bali. Part 1. Heilkunde und Volkstum auf Bali (1937) karya Wolfgang Weck adalah sebuah studi etnografis dan medis tentang praktik pengobatan tradisional, kebudayaan, dan kehidupan masyarakat Bali. Buku ini menggabungkan perspektif kedokteran Barat dengan pengamatan terhadap sistem penyembuhan lokal, ritual, dan adat istiadat, sehingga menjadi sumber penting untuk memahami interaksi antara ilmu medis kolonial dan tradisi Bali. Isi dan Struktur Buku Buku ini diterbitkan oleh Ferdinand Enke Verlag, Stuttgart, tahun 1937, dengan tebal sekitar 248 halaman. Berikut garis besar tematiknya: Pendahuluan Weck menjelaskan tujuan penelitian: membandingkan Heilkunde (ilmu pengobatan) Barat dengan praktik tradisional Bali, serta menempatkannya dalam konteks Volkstum (kebudayaan rakyat). Praktik Pengobatan Tradisional Bali Peran balian (tabib tradisional) dalam masyarakat. Penggunaan ramuan herbal, ritual magis, dan doa dalam penyembuhan. Hubungan erat antara penyakit dengan konsep spiritual dan kosmologi Bali. Kebidanan dan Penyakit Umum Dokumentasi tentang praktik persalinan tradisional. Catatan penyakit tropis dan cara penanganannya secara lokal. Perbandingan dengan metode kedokteran Barat yang dibawa kolonial. Ritual dan Kepercayaan Penyakit sering dipandang sebagai akibat gangguan roh atau ketidakseimbangan kosmis. Upacara penyembuhan melibatkan persembahan, mantra, dan simbol-simbol keagamaan. Keterkaitan erat antara kesehatan, agama Hindu Bali, dan struktur sosial. Analisis Sosial-Budaya Buku ini tidak hanya membahas medis, tetapi juga menyinggung: Struktur keluarga dan peran perempuan dalam kesehatan. Hubungan antara adat istiadat dan praktik pengobatan. Bagaimana kolonialisme memengaruhi persepsi kesehatan dan praktik tradisional. Konteks Historiografis Kolonialisme dan Medis: Buku ini mencerminkan cara pandang kolonial Jerman terhadap Bali, dengan kecenderungan menilai tradisi lokal dari sudut “ilmiah” Barat. Nilai Etnografis: Meski sarat bias kolonial, karya ini menjadi sumber penting untuk memahami sejarah kedokteran tradisional Bali dan interaksi dengan kedokteran modern. Signifikansi Akademik: Kini buku ini lebih bernilai sebagai dokumen historiografi dan etnografi, bukan sebagai rujukan medis praktis. Kesimpulan Heilkunde und Volkstum auf Bali adalah gabungan antara studi medis kolonial dan etnografi budaya Bali, yang menyoroti bagaimana masyarakat Bali memahami kesehatan sebagai bagian dari kosmologi dan kehidupan sosial. Buku ini penting untuk penelitian tentang sejarah kedokteran tradisional, antropologi medis, dan kolonialisme di Indonesia.
Related Sources in Our Collections
----
UGM Research Collections Link
----