Sinopsis

De opium-vloek I Tijdschrift van den Anti-Opiumbond. 1891. Buku De Opium-vloek I: Tijdschrift van den Anti-Opiumbond adalah terbitan awal abad ke-20 yang berfungsi sebagai organ resmi Anti-Opiumbond (Perhimpunan Anti-Opium Belanda). Isinya merupakan kumpulan artikel, laporan, dan kampanye moral-politik yang menentang perdagangan serta penggunaan opium di Hindia Belanda. Isi Pokok Buku Konteks penerbitan Anti-Opiumbond didirikan di Belanda sebagai organisasi yang menentang kebijakan kolonial terkait monopoli opium. Pada masa itu, pemerintah Hindia Belanda memperoleh pemasukan besar dari pajak dan monopoli opium, meskipun dampaknya sangat merusak kesehatan masyarakat. Buku ini adalah bagian dari tijdschrift (majalah/jurnal) yang mereka terbitkan untuk menyebarkan gagasan anti-opium. Isi utama Kritik terhadap kebijakan kolonial: menyoroti bagaimana pemerintah Belanda menggunakan opium sebagai sumber pendapatan, meski jelas merugikan rakyat. Dampak sosial dan kesehatan: uraian tentang penderitaan masyarakat akibat kecanduan opium, termasuk kemiskinan, kriminalitas, dan degradasi moral. Argumentasi moral dan religius: opium digambarkan sebagai “vloek” (kutukan) yang menghancurkan tubuh dan jiwa, sehingga harus ditolak. Data dan laporan: statistik konsumsi opium, kasus kecanduan, serta testimoni dari dokter, misionaris, dan pejabat kolonial yang menyaksikan dampaknya. Seruan politik: ajakan kepada masyarakat Belanda dan Eropa untuk menekan pemerintah kolonial agar menghentikan monopoli opium. Karakter teks Ditulis dengan gaya polemis dan moralistik, bukan sekadar ilmiah. Menggabungkan laporan faktual dengan retorika moral untuk menggugah pembaca. Berfungsi sebagai alat propaganda anti-opium, sekaligus wadah diskusi bagi aktivis dan akademisi yang menentang kebijakan kolonial. Signifikansi Sejarah kolonial dan kesehatan: Buku ini memperlihatkan bagaimana isu kesehatan masyarakat (opium) terkait erat dengan ekonomi kolonial. Gerakan sosial-politik: Menjadi salah satu dokumen penting dalam sejarah gerakan anti-opium internasional, yang kelak berpengaruh pada kebijakan pengendalian narkotika global. Historiografi kolonial: Menunjukkan bagaimana oposisi terhadap kebijakan kolonial muncul dari dalam masyarakat Belanda sendiri, bukan hanya dari rakyat jajahan.


Related Sources in Our Collections

----

UGM Research Collections Link

----

Perhatian: Dokumen yang berukuran besar mungkin akan muncul lebih lama.