Sinopsis

Hygienische misstanden in het Karoland. 1909. Hygienische misstanden in het Karoland (1909) adalah sebuah laporan kolonial yang menyoroti masalah kebersihan, kesehatan masyarakat, dan kondisi lingkungan di Karoland (Tanah Karo, Sumatra Utara) pada awal abad ke-20. Buku ini ditulis oleh seorang dokter kolonial Belanda (kemungkinan Dr. H. J. Lovink atau sejawatnya) sebagai bagian dari kajian kesehatan tropis di Hindia Belanda. Isi dan Struktur Buku Buku ini berfungsi sebagai laporan medis-etnografis. Garis besar tematiknya: Pendahuluan Menjelaskan latar belakang penelitian di Tanah Karo. Fokus pada kondisi higienis masyarakat pedalaman Sumatra Utara. Kondisi Lingkungan dan Permukiman Rumah adat Karo yang tertutup asap dapur, ventilasi buruk, dan kelembaban tinggi. Kebersihan air dan sanitasi yang minim. Penyebaran penyakit akibat kondisi pemukiman yang padat. Masalah Kesehatan Masyarakat Penyakit endemis seperti malaria, tuberkulosis, dan penyakit kulit. Tingginya angka kematian bayi dan ibu. Hubungan antara pola hidup tradisional dengan munculnya penyakit. Praktik Kebersihan dan Adat Kebiasaan mandi, penggunaan air sungai, dan pola konsumsi. Peran adat Karo dalam menentukan praktik kesehatan. Catatan tentang kurangnya pengetahuan higienis menurut perspektif kolonial. Rekomendasi Kolonial Usulan perbaikan sanitasi dan ventilasi rumah. Pengenalan sistem kesehatan Barat (dokter, rumah sakit, vaksinasi). Kritik terhadap “misstanden” (penyimpangan/ketidakberesan) higienis yang dianggap menghambat modernisasi. Konteks Historiografis Kolonialisme dan Medis: Buku ini mencerminkan cara pandang kolonial Belanda yang menilai praktik lokal sebagai “tidak higienis” dan perlu diperbaiki. Nilai Etnografis: Meski bias, karya ini menjadi sumber penting untuk memahami kondisi kesehatan masyarakat Karo pada awal abad ke-20. Signifikansi Akademik: Kini lebih bernilai sebagai dokumen sejarah kesehatan kolonial dan antropologi medis, bukan sebagai rujukan medis modern. Kesimpulan Hygienische misstanden in het Karoland adalah laporan kolonial tentang masalah kebersihan dan kesehatan masyarakat Karo di Sumatra Utara, yang menyoroti kondisi lingkungan, penyakit endemis, serta intervensi medis Barat. Nilainya kini terutama sebagai sumber historiografi kesehatan kolonial dan etnografi masyarakat Karo.


Related Sources in Our Collections

----

UGM Research Collections Link

----

Perhatian: Dokumen yang berukuran besar mungkin akan muncul lebih lama.