Sinopsis
Kitab Kesehatan Masa'alah Penjakit Biri-Biri Berhoeboeng Dengan Persedijaan Beras. Buku berjudul Kitab Kesehatan Masa'alah Penjakit Beri-Beri Berhoeboeng Dengan Persedijaan Beras. Buku ini ditulis sebagai pedoman kesehatan masyarakat kolonial mengenai penyakit beri-beri. Beri-beri dijelaskan sebagai penyakit akibat kekurangan gizi, khususnya vitamin B1 (tiamin). Gejala yang disebut antara lain lemah otot, bengkak, sesak napas, dan gangguan saraf. Penulis menekankan kaitan erat antara konsumsi beras putih yang dipoles dengan munculnya beri-beri. Beras giling halus dianggap miskin zat gizi penting dibanding beras merah atau beras tidak dipoles. Buku menguraikan sejarah epidemi beri-beri di Asia, termasuk di Hindia Belanda. Dijelaskan bahwa anak-anak dan pekerja kasar paling rentan terkena penyakit ini. Penulis menekankan pentingnya variasi makanan, bukan hanya beras sebagai sumber utama. Saran diberikan untuk mengonsumsi kacang-kacangan, sayuran, dan ikan sebagai pelengkap gizi. Pemerintah kolonial disebut melakukan penelitian untuk mengurangi kasus beri-beri. Buku juga menyinggung peran dokter dan guru dalam memberi penyuluhan kesehatan. Ada anjuran agar masyarakat tidak terlalu bergantung pada beras putih giling. Penulis menekankan bahwa kesehatan bangsa bergantung pada pola makan yang seimbang. Kitab ini berfungsi sebagai manual praktis untuk masyarakat dan tenaga pendidik. Kesimpulannya: beri-beri dapat dicegah dengan perbaikan persediaan beras dan diversifikasi makanan. Inti buku: Sebuah manual kesehatan kolonial yang mengaitkan epidemi beri-beri dengan kebiasaan konsumsi beras putih giling, serta mendorong pola makan lebih bergizi dan beragam.
Related Sources in Our Collections
----
UGM Research Collections Link
----